Sunday, 14 September 2014

• Scene diawali di Level 4
Ladang bunga, Luffy Law
Rebecca Kyros Diamante
berada disana. Dibelakang
mereka terlihat ada lubang di
dinding Istana yang mungkin berasal dari bekas pertarungan
sebelumnya di Istana sebelum
dipindahkan oleh Pica.
Kyros berkata pada Luffy Law untuk
melaju kedepan dan
membereskan Doflamingo sementara dirinya akan tetap
berada disana untuk
menghabisi pembunuh
Istrinya, Diamante.
“Kuserahkan hal ini padamu,
Prajurit!”
: Ucap Luffy sebelum pergi .
Sementara Law sudah berjalan
didepan dan ingin segera
bertemu Doflamingo
“Kita pergi ketempat Doflamingo!”
: Ucap Law
“Ayo!”
: Sahut Luffy
“Aku tak akan melepaskan kalian!”
: Cegah Diamante
“Musuhmu adalah aku, Diamante!”
: Tantang Kyros .
Sementara Rebecca hanya
duduk terdiam, kemudian
Luffy menghampirinya
“Aku sungguh senang
akhirnya kau dapat bertemu
dengan ayahmu, Rebecca!”
: Ucapnya sambil tersenyum
lebar
“Ya”
: jawab Rebecca yg masih
agak terharu .
Luffy pun pergi meninggalkan
mereka
“Terimakasih kuncinya! Aku pergi!”
: Ucapnya.
Namun Rebecca memanggilnya
kembali, dgn nama saat Luffy
menjadi peserta Koloseum
“Hey.. Lucy!! Akankah kau
benar benar.. Mengalahkan
Doflamingo!?”
: Luffy berhenti sejenak,
meletakan tangan kirinya
pada Topi kesayangannya
kemudian berkata
“namaku bukan Lucy...”
: Berbalik badan
“Aku Luffy! Orang yang akan
menjadi Raja Bajak Laut!”
: Ucapnya sambil tersenyum
pasti
“Kau tak perlu khawatir!”
: Lanjut Luffy sambil pergi,
namun Diamante langsung
bertindak
“Kurang Ajar, Kubilang Aku
tak akan membiarkanmu
pergi ke Istana Kerajaan!
Pengkhianat Bodoh!”
: Teriaknya sambil menusukan
pedang berkibarnya ke arah mereka berdua Law memegang Luffy, dia pun
terheran
“hm?”
: gumam Luffy dan kemudian
“ROOM ! SHAMBLES !”
Clink!
Mereka pun bertukar
dengan sebuah Gentong yang
ada di Istana, Gentong terbelah
dua dan Diamante terlihat
sangat kesal
“Apaa”
: Teriaknya Luffy Law sudah berada
didalam, disebuah ruangan
yang ada kebun dan Kolam Renang
“Woah, apa kita di Istana
Kerajaan? Sungguh kekuatan
yang berguna!”
: Puji Luffy pada kemampuan Law
“ini menguras stamina juga!“
: Lanjut Luffy
“Beruntung aku bisa membawamu sajauh ini..
Aku harus menghemat tenaga”
: Sementara Law terlihat
kesakitan
“Uh..”
: gumamnya
“eh? Ada apa?”
: tanya Luffy
“Aku sedang melakukan operasi..”
: Jawab Law yang
ternyata sedang
mengeluarkan Peluru peluru
yang dulu ditembakan Dofla padanya
“Si Brengsek itu! Dia menggunakan Peluru Timah!” .
Seorang Keroco mengetahui
keberadaan mereka dan
melaporkannya pada seorang
Petinggi lewat Den Den mushi
“Law dan Topi Jerami telah
muncul di Kebun dekat Kolam”
: lapornya
“Dimengerti !”
: Jawabnya yang
ternyata adalah Sugar
“Ribuan Budak mainan yang
telah kukumpulkan selama 10
tahun ini.. Mereka telah
menghilangkan semuanya
dengan mudah”
: ucapnya penuh tatapan dendam
“Sangatlah mudah untuk
membalas dendam.. Hanya
dengan menyentuh kalian aku
bisa langsung menghapus
keberadaan kalian”

• Scene beralih ke Plateu Istana
lama, Usopp terlihat gelisah
setelah Violet berkata Sugar
telah terbangun dari tidur
panjangnya xD
mereka telah menyusun sebuah rencana, yaitu menembak Sugar dgn
senjata Kabuto nya namun
Usopp dan Kinemon terlibat
perdebatan..
Dengan jarak yang sangat jauh seperti itu Kinemon ragu ini akan berhasil bahkan mustahil menurutnya
namun Keputusan Usopp sudah
bulat karna bagaimanapun
juga saat ini kaptennya sedang
dalam bahaya
“Apa kau sudah paham betapa
seriusnya situasi sekarang ini..
Aku juga sampai gemetaran..
Jika memikirkan kalau Robin
pernah diubah menjadi
mainan! Aku bahkan tak sadar telah melupakannya!
Jika Sugar menyentuhnya, aku
pasti akan melupakan Luffy juga!”
“Teman temanku telah
menghilang.. Dan aku bahkan
tak menyadarinya! Aku tidak
bisa berdiam saja !
akan kuhentikan dia Bagaimanapun
caranya!!”
“Tapi Usopp-Dono, bagaimana
mungkin kau bisa menembak
dari jarak sejauh ini?
Ini mustahil”
: Sela Kin
“Aku saja nyaris tak bisa melihat
Istananya dan musuhnya juga berada di balik dinding itu!
Kita tak bisa melihat mereka”
“Apapun kondisinya..
Mereka bahkan tak bisa menjawab
Den den mushi mereka. jadi
tak ada waktu lagi!”
: Ucap Usopp sambil bersiap dengan
Kabuto nya
“Aku adalah Seorang
Penembak!“
: Sambil memasangkan kaca matanya
“mendukung adalah hal mulia!
Aku menembak jatuh musuh
demi melindungi teman temanku tanpa disadari oleh
yang lainnya”
“Biarkan aku membantumu!”
: Ucap Kin
“Tapi. Apa yang akan terjadi
jika kau menembakan itu?”
: Tanya Kan Melihat keyakinan Usopp, Riku pun memutuskan
membantunya terlebih
memang harapan satu"nya
sekarang adalah Luffy Law..
Riku bermaksud menahan orang orang yang sdg
memanjat ketempat mereka
“Kapten Tank, bantu aku!
Kita akan melindungi Usopp-kun!”
“Ayah..”
: Ucap Viola
“Raja Riku!”
: Ucap Tank, dan
jangan lupakan Hack..
Dia juga berada disana untuk
membantu
“para penduduk sudah hampir
sampai disini. Semua orang
sedang dilanda kebingungan.
Bahkan mereka mungkin saja
akan mencoba menyerangku.
Tapi kita tak boleh sampai menyakiti mereka”
: Ucap Riku
“Itu Sulit !”
: Sela Tank
“Kita hanya perlu mengulur
waktu untuk si penembak ini”
: Sahut Riku
“Terimakasih, Raja yang lama”
: Persiapan sudah selesai, giliran
menempatkan sasarannya
yang sulit..
Viola yang bisa
melihat situasi dalam Istana
jadi pemandu bagi Usopp
“Usopp-kun! Sugar sedang
mendekati mereka! Dia berada
di lantai yang sama”
“Jangan alihkan pandanganmu, sebab aku mengandalkan
penglihatanmu!”

: Ucap Usopp .
Sedang disibukan masalah itu,
masalah lain pun muncul.
Para penduduk telah berhasil
memanjat sampai atas, satu
demi satu mereka berdatangan
“akhirnya”
: Ucap mereka.
Dan target yang mereka incar
pun berada disana , para
pemilik Bounty! Dari bintang 1
sampai yang tertinggi 5
berkumpul disana
“Raja Riku ada di sana..!!”
“Viola-sama”
“Kinemon”
“Dewa Usopp”
: Mereka pun langsung
berbondong bondong
menyerbu mereka sambil
membawa senjata seadanya.
Kayu sekop sapu bahkan
sampai ada yang bawa ikan , lol oda
“ayo kita tangkap mereka dan
serahkan pada Doflamingo!!”
“kita hentikan mereka!”
: Ucap Kin
“Ya!”
: sahut Kan.
Sementara di Istana, Sugar
telah sampai dihadapan Luffy Law
“Siapa anak itu?”
: ucap Luffy .
Viola melihat hal itu dan
memberitahukannya pada yang lain
“Sugar telah sampai di kebun!”
: ucapnya panik
“jangan ada yang lari!
Tetap disini!”
: Perintah Riku
“Ayah..!!”
: ucap Viola
“Jangan lengah!”
: Seru Usopp yang fokus kedepan
“ma'af”
: Ucap viola
“Beritahu aku lokasi kebunnya!”
: Ucap Usopp .
Viola pun menjelaskannya pada Usopp
“Kau bisa lihat jendela di
puncak menara luar?”
“ya”
“kau akan bisa melihat Topi
Jerami dari Jendela yang ada
ditengah! Jendelanya berjeruji!”
“ada berapa banyak Jerujinya?”
: tanya Usopp
“1 Vertikal dan 3 Horizontal.
Jarak dari Jendela sampai ke
tanah kira kira 1,2 meter
seukuran dgn tinggi Sugar!”
“Berapa ukuran bingkai Jendela bawah?”
: tanya Usopp lagi
“50 x 40”
“Sulit untuk menembusnya”
: gumam Usopp
“Sugar sedang menuju ke arah
mereka!”
: panik Viola .
Usopp sudah benar benar siap,
meskipun dibelakangnya
banyak orang yg mengincarnya
namun mental Usopp benar
benar tak tergoyahkan,
ekspresinya sangat serius! dalam hatinya dia berkata
“Sasarannya ada dibalik
dinding! kalau sampai meleset,
Luffy bisa terancam. Hey Luffy!
Tanpamu aku tak peduli
dengan lautan.
Siapa pula yang akan menyelamatkan negeri ini!?
Dengar Sugar! Takkan
kubiarkan semuanya berjalan
sesuai keinginanmu!!”
“Maju, Super Grow Up! Kuro
Kabuto!! ”
: ditariknya si peluru.
Namun sebelum dilepas Usopp
tiba tiba merasakan sesuatu
dari Istana
“apa ini? Aku bisa melihat..
Aura mereka!!”
→ Apakah Kenbunshoku Haki
Usopp telah bangkit?
Sepertinya ya, ini adalah haki..
Tekad kuat Usopp lah yang
telah membangkitkannya.
Meskipun Usopp tak
mempelajarinya tapi itu
bukanlah hal yg tak mungkin
terjadi, pasalnya Luffy sendiri
membangkitkan Hao Haki
secara kebetulan .
Jadi Usopp pun mungkin seperti itu,
hanya tinggal diasah saja
hingga dia bisa menguasainya!
Penembak Jitu + Haki !!
Makin Dewa saja nih Usopp
“Luffy ada disana!”
: batinnya yg sudah menemukan lokasi mereka
“Teknik Rahasia! Tembakan
Serangga! Jarak Jauh”
: teriaknya sambil dilepas peluru
tadi, namun usai menembak
Usopp pun langsung tertangkap
“Kita berhasil menangkap
mereka!”
: semua tertangkap kecuali Viola,
dia sendiri sdg harap harap cemas dgn peluru yang ditembakan Usopp
“angin bertiup dari barat ke timur”
: Batin Usopp
“Kecepatan angin '4' angin ini sedikit
menguntungkan.. 2..1..”
: Peluru yang dirancang berbalut
berlapis lapis mulai
menunjukan reaksinya dan
melepas lapisan perlapisan
“Dorongan pertama 'mesiu bintang' ! Sedikit mendorong
ke atas, lalu bagian bawah
terlepas”
“dua detik kemudian,
dorongan ke-2 dimulai !
Lapisan luar terlepas, peluru
melesat secara Horizontal.
Mengarah ke bagian kiri
bawah bingkai jendela menara. Menembus dinding!
Terus.. Terus ! Sampai ke sasaran”
→ Prosesnya gini, Istana itu
kan berada di tempat yang
sangat tinggi dan juga
jaraknya jauh sehingga Usopp
tak mungkin bisa
menembaknya langsung dgn tenaganya itu sehingga dia
menambahkan lapisan berlebih
yang ketika terlepas akan
berfungsi sebagai pendorong,
dorongan pertama membuat
Peluru terlontar ke atas hingga mencapai ketinggian Istana.
setelah sampai ke posisi yg
pas, Dorongan kedua pun
dimulai kali ini peluru terlontar
ke depan lurus mengarah
Jendela..
Dan hal ini hanya bisa dilakukan dgn penghitungan yang tepat.
WeW dia benar benar seorang 'Sogeking' Peluru telah masuk istana
mengarah ke arah Sugar
“Sedikit meleset, tapi.. Peluru spesial ini..”
: masih batin Usopp
“eh?”
: gumam sugar melihat
sesuatu mengarah kepadanya,
lalu tiba tiba
“Kyaaaaaa”
: Teriak Sugar, yang
ternyata Peluru yang
ditembakan Usopp itu
merupakan Wajah Usopp yang
digambar oleh Kanjuro dgn
Ekspresi hampir sama seperti saat Usopp Kepedasan
memakan Tatabasco yang
membuat Sugar pingsan, yang
ketika diulang
“Akan mengingatkan kembali
Trauma musuh”
: Sambung Usopp , dalam batinnya Si Wajah melesat terus, Sugar
sgt terkejut!
Sementara Luffy
Law agak sedikit bingung dgn
apa yg baru saja melewatinya
“Luffy, kau tak perlu menyadarinya!”
: Wajah tadi terus maju
mengarah ke tembok dan
menembusnya
“asal kau selamat.. Abaikan
saja dan teruslah maju!”
Flashback singkat saat
pembuat Si Wajah ini
“Kenapa kau menggambar ini?”
: Tanya Kan
“Bisakah kau mengambar
Boneka ini?”
: Tanya balik Usopp
“Boneka?”
: gumam Kan .
Sugar jatuh pingsan lagi, mata
menangis dan mulut berbusa
“Sugar-sama... Dia pingsan lagi”
: hampiri para Keroco .
Sementara di sisi Usopp, dia sdg
diikat oleh para penduduk dan
Viola yang menyaksikan
semuanya terharu dgn aksi
Usopp ini
“kau mengagumkan, Usopp-kun. Bagaimana kau bisa
sehebat ini!”
: lalu tiba tiba Viola
memeluk~eh nggak cuman
sedikit lagi xD
“kau berhasil!
Kau berhasil mengalahkan Sugar”
“Viola-sama”
: Ucap Penduduk
“Benarkah?
Sungguh tak dapat dipercaya”
: Ucap Riku
“mengejutkan”
: ucap Kin
“apakah itu benar..?” begitupun kan yg tak percaya.
“Bagus, bagaimana dgn mereka?”
: Tanya Usopp
“mereka berdua selamat”
: Jawab Viola .
Luffy Law akhirnya sampai ke
puncak dimana Dofla berada
“Mereka sudah sampai.
Di Pertarungan terakhir. Di Lantai
puncak Istana”
: Sambung Viola
“Hehe!”
: Gumam Usopp tersenyum .
Doflamingo sang Bos terakhir
masih duduk dalam kursi dgn
santainya, ditemani Trebol
disampingnya dan juga ada
Bellamy yg tergeletak dilantai
“Cuma ingin mematiskan saja..
Ijinkan aku menanyakan satu
pertanyaan terakhir.
Apa tujuan kalian kemari?”
: Tanya Dofla
“Aku kemari untuk menghajarmu!”
: Jawab Luffy tegas
“Sama sepertinya”
: Begitipun Law
“Kalian mengecewakanku”
: Sahut Dofla.

Bersambung ke...
One Piece Chapter 759
Scene diawali dari Level 3,
dimana Caven Robin & Barto
berada yg sedang berhadapan
dgn Gladius Keroco & para
Headcracker.
Namun berkat aksi Usopp yang luar biasa edannya menumbangkan
Sugar untuk kedua kalinya,
salah satu kekuatan dari pihak
musuh pun berkurang!
Yap, Head Crucker. Boneka ini
otomatis kembali ke wujud asalnya setelah sang pembuat,
Sugar! terjatuh pingsan
“Apa?”
: heran Caven sambil tak
lupa meninggalkan kesan
bintang bintang berkilauannya
xD Satu persatu Headcracker mulai
berjatuhan ke tanah.
Caven Robin Barto hanya terdiam
bertanya tanya apa yang
sebenarnya sedang terjadi
“semua mainan itu berjatuhan
secara terpisah dengan sendirinya!”
: Kepala, tangan, tubuh, kaki..
Semuanya terlepas dan
berjatuhan satu persatu.
Kemudian terlihat ada yang
aneh dari bagian bagian tubuh itu.
Seperti yg telah kita ketahui kemampuan Sugar itu
adalah mengubah manusia
menjadi Boneka.
Dalam kasus kemampuan seperti ini,
mereka akan kembali ke
bentuk semula jika sang pengguna kehilangan kesadaran/
pingsan (bukan tidur) begitu pun dgn para
Headcracker. Ketika Sugar
pingsan akibat trauma xD
mereka pun kembali ke
bentuk manusianya yang
tentu saja para Headcracker itu awalnya adalah para Keroco.
Namun ternyata setiap 1
Headcracker terdiri lebih dari 1
orang sehingga menjadi besar seperti itu.
Untuk 1 tangan saja
terbuat dari 1 orang dan untuk kepala terbuat dari 2 orang.
Untuk tubuh mungkin 2 orang
dan kaki 1 orang sehingga
ketika dijumlahkan
semuanya.. 2 tangan (2 orang)
+ kepala (2 orang) + tubuh (2 orang) + 2 kaki (2 orang) = ada
8 orang untuk sebuah
Headcracker besar ini,
begitulah tutur kata Robin
“Pantas saja mereka sebesar
itu.. Terdapat 8 orang dalam
setiap mainan!!”
: Ucap Robin
“Wohoo! Aku mendapatkan
Barrier ku kembali !!”
: teriak Barto kegirangan.
bukannya mengurusi masalah yg terjadi ini
“Dia mengubah pasukannya
menjadi mainan!? Dia anggap
apa bawahan bawahannya
itu!”
: Ucap Caven yang tak suka
melihat orang yang selalu
merendahkan orang lain seperti itu Gladius yang berada di pihak
musuh tentu saja memahami
situasi ini
“Bagaimana mungkin. Sugar..
Lagi lagi..!”
: Gumamnya
Scene diperlihatkan ke tempat
Sugar berada yang tengah
dikerumuni para Keroco
“Sugar-sama !!”
: Ucap para Keroco
Sementara sugar benar benar
sudah tak sadarkan diri berkat
aksi briliant dewa Usopp

Kembali ke Level 3, semua para
Headcracker telah kembali ke
bentuk manusia.
Para Keroco itu sekarang sedang
berkumpul dengan Gladius
berada di tengah tengah mereka
“Tadi itu sangat menakutkan..
Kukira kita akan
menghabiskan sisa hidup kita
dengan menjadi mainan!”
: Ucap salah seorang Keroco
“Jangan berkata yang tidak
tidak! Kami sudah bermaksud
untuk mengembalikan kalian
menjadi manusia lagi..
Ketika pertempuran kecil ini
berakhir!!”
: Sela Gladius yang berusaha meyakinkan pasukannya agar percaya dan dan terus berada di pihaknya
“Y-ya. Kupikir juga begitu.
leganya”
: ucap para Keroco
“meskipun begitu. faktanya ..
Kami telah melupakan
Keberadaan mereka semua!”
: Batin Gladius

• Scene beralih ke Istana
Kerajaan.. Di tempat tertinggi
dimana sang Bos terakhir
berada! Sebuah medan
pertempuran yang cukup
layak untuk dijadikan tempat pertarungan final
“Bellamy!!”
: Ucap Luffy
“fufufufu.. Khawatir padanya?
Kalau tak salah..
Kalian berdua ini, Dulu Pernah
bertemu di Mocktown, kan?
Tapi sebelum aku mengetahui
hal itu kalian telah menjadi teman baik.”
: Ucap Dofla.
Sementara Bellamy masih
terkapar tak berdaya dan
hanya terdengar suara hela
nafasnya
“Haa.. Haa..”
Flashback singkat saat Luffy
bertemu bellamy di Mocktown
“masa/zaman dari impian para
Bajak laut telah lama menghilang!”
: Ucapnya saat itu
“Aku tak peduli tentang apa
yang terjadi dulu.. Lepaskan
Bellamy!”
: ucap Luffy
“Tak peduli jika dia diputuskan
menjadi seorang pemenang
sekalipun.. Karna pada
akhirnya, dia datang kesini
hanya untuk dibunuh olehku.”
: ucap Dofla .
Maksud pemenang disini
mungkin mengarah pada
pemenang turnamen
Koloseum, yang sebelumnya
Dofla berjanji akan
mengangkatnya menjadi salah satu opsir jika berhasil menang..
Dipertegas dengan
Flashback singkat saat Luffy
bertemu Bellamy yg sudah
berubah dari dirinya 2 tahun
yang lalu di Koloseum Corrida
“Sebagai suatu cara untuk
menghadang ombak besar
yang akan menerjang.
Aku akan menumpang di Kapal
Doflamingo.
Aku tak akan bermain main denganmu lagi.
Doflamingo adalah Idolaku
sejak dari kecil. Aku sangat
menghormatinya. .”
Flashback berakhir..
Bellamy masih terengah engah, dan
Doflamingo masih terus
merendahkan Bellamy
“Kukira, ini merupakan
prinsipmu kan, Bellamy?”
: diangkatnya Bellamy dgn di
genggam rambutnya oleh
tangan Dofla
“Kau tiba tiba muncul dan
ingin bergabung denganku..
Mengetahui jika sesuatu tidak
sesuai dengan keinginanmu,
kau bisa langsung melepaskan
semua amarahmu..
Tetapi kau tidak bisa merubah seseorang! Tidak ketika mereka sudah terlanjur dilahirkan seperti itu!
Dan kau Bellamy..”
: semakin Digenggamnya rambut
Bellamy oleh tangan brengsek Doflamingo dan
diperlihatkanlah wajah babak belur penuh darah Bellamy yang tengah
menangis karna dikhianati
oleh orang yg sangat dia
kagumi Dengan sadisnya Dofla pun
berkata..
“Tak peduli seberapa keras pun
mencoba atau kemanapun kau
pergi, kau tetaplah tak lebih
dari seorang penjahat
rendahan! Fufufu”
→ kata kata Doflamingo tadi
Jika di rangkum hasilnya
seperti ini,, Dofla berpikiran
jika Bellamy bergabung
bersamanya hanya untuk
berlindung dibawah kekuasannya namun 'setiap
orang terlahir dgn kualitas
yang tak dapat mereka ubah'
sehingga meskipun Bellamy
menjadi anggota bajak laut
Donquixote, dia tetaplah seorang pecundang sama
seperti saat di Mocktown dulu
ketika dia dipermainkan oleh
Dofla! Yang menjelaskan jika
dari awal Dofla hanya
memanfaatkan Bellamy sebagai alat nya saja!! Sebuah
Prinsip yang kurasa masih erat
kaitannya dengan dirinya
yang 'tak ingin' dilahirkan
sebagai seorang keturunan
bangsawan namun sampai sekarang hal itu tak dapat
dirubah sedikitpun..
Semoga next chapter flashback nya
muncul Lanjut lagi!
Mendengar hal itu
Luffy pun membantahnya
“Tarik kembali ucapanmu! Dia
telah berubah”
: Sementara Bellamy semakin
sedih dan putus asa
“Jangan katakan apapun lagi!
Kumohon.. Bunuh saja aku!!”
: Ucap rasa putus asanya Mendengar hal itu, Luffy
semakin marah hingga
mencapai puncaknya..
Dia pun langsung menyerang Dofla
tanpa pikir panjang
“Lepaskan tanganmu dari
Bellamy, mingo!”
: Teriaknya sambil memanjang dan
menendangkan kakinya ke
arah Dofla
“Oi, mugiwara-ya!!”
: Cegah Law .
Namun serangan seperti itu
bisa diantisipasi Dofla dgn
mudah..
Dia yang sedang
memegan bellamy pun
menggunakannya sebagai
tameng.
Alhasil tendangan Luffy malah mengenai Wajah Bellamy yang sudah babak belur menjadi tambah ancur lol
“Waaaagh!”
: Teriak Luffy dan
segera menarik kembali kakinya
“ma'af, Bellamy!”
: ucapnya yang berniat menolong malah tambah menyiksanya xD
“Kau telah berjanji padaku,
kan Mugiwara-ya! Jika Kau
terpancing oleh emosi dan
benci! Maka Kau akan terjebak
dalam permainannya.
Kendalikan dirimu!
Memprovokasi orang adalah
keahliannya”
: Ucap Law .
Bellamy telah dijatuhkannya
ke tanah
“Kehilangan ketenangan disini
sama halnya dengan
kehilangan nyawamu. Ingatlah..
Itu juga yang terjadi
padaku.. Doflamingo itu
kejam, seorang yang tak berperasaan.
Dia akan mencari celah sekecil apapun untuk bisa
memasukan cakarnya”
: lanjut Law
Trebol yang dari tadi diam pun,
mulai mendapatkan ide yg
diiringi ingusnya yg
memanjang ke bawah xD
Dia bermaksud ikut ikutan
memprovokasi seperti Doffy “Behehehe!! Semua yang
dilakukannya sampai
membuat ingusku keluar!”
: Ucapnya tertawa terbahak
bahak
“Wajah temannya yang
tengah sekarat. Behehehe!
Dia menendangnya! Behehehe!
Nne.. Nneee dia
menendangnya, kan?
Sungguh Tolol! ”
: Lanjutnya yang memaksakan diri untuk memprovokasi..
Jujur ini malah bikin ketawa bukannya
bikin marah xD
tapi entah mengapa Luffy ternyata
terprovokasi lol
“Apa kau bilang?”
: geramnya
“jangan dengarkan dia!”
: Ucap Law
“fufufufu.. 'Kejam' kau
bilang... Itu tidak sepenuhnya
benar. Hal ini terjadi karna
akhirnya aku mencapai
puncak amarahku,
memikirkan tentang apa yang telah kalian perbuat padaku.
Di Punk Hazard, Kalian
mengawalinya dengan
menghancurkan 'SAD' ..
Menghabisi Vergo serta Monet
dan bahkan menculik Caeser!
Dan disini di negeriku
Dressrosa, kalian
membebaskan semua
mainanku, bahkan saat ini..
kru mu sedang mengincar
Pabrik Smile!! Kurasa itu sudah cukup.. Aku sungguh marah!
Sekarang semua yang dapat
kulakukan hanyalah tertawa”
: ucap Dofla yang menyalahkan
Luffy cs karna jika mereka lah
yang memulai menyulut api peperangan padanya
“Saat ini, disinilah kalian.
Menempatkan yang paling atas
dengan mencoba untuk
mengambil kepalaku!! Saat ini
Aku sungguh muak terhadap
kalian semua. Hal ini sama seperti perasaan 'putus asa'
yang kurasakan 13 tahun yang
lalu”
: jelas Dofla
“Jika Insiden itu tidak terjadi.
Aku tidak akan berdiri disini
dihadapanmu saat ini juga!”
: teriak Law .
Kemudian Dofla pun
membalasnya dgn perkataan
sama dan senyum iblisnya
“Jika Insiden itu tidakk
terjadi. Kau pasti sudah
menjadi 'Corazon' ke-3 dan
juga menjadi tangan kananku!”
→ Sebuah kata kata yang
menjadi bahan perbincangan..
Corazon ke 3!! Di panda
maupun stream, keduanya
menulis sama jadi
kemungkinan besar translate nya sudah benar.
Terus apa artinya Corazon hanyalah
julukan bagi pengisi kursi hati!
Bisa jadi! Pasalnya Diamante,
Trebol, Pica pun merupakan
bahasa spanyol yang memiliki arti sama seperti kursi yang
mereka duduki..
So tidak mungkin hal itu hanyalah
kebetulan, dugaanku mereka
membuang dan merubah
namanya setelah bergabung dan menjadi pengisi masing
masing kursi.
Begitupun dengan Corazon!
Meskipun begitu, sekarang nama itu
merupakan nama asli milik mereka.
Tapi entahlah aku juga tak yakin tentang hal ini,
dan kesampingkanlah dulu hal itu, yang lebih penting
untuk dibahas sekarang adalah
angka '3' yang menandakan
ada seseorang sebelum/sesudah Corazon yang mengisi
kursi hati.
Siapakah dia?
Silahkan menebak nebak!!
Setelah berucap seperti itu,
Dofla pun menyerang Law
dengan membuat Kloningnya
“Black Knight”
: Sejumlah benang dia
keluarkan dari tangannya,
kemudian benang itu
menyusun dgn cepat dan
jadilah Kloningan dari Benang
“Sebuah Klon lagi?”
: Ucap Law
Clank!
Sabetan Benang dari
Kloningan Dofla ditahan dgn
pedang Law
Melihat hal itu, Luffy pun
langsung berniat menyerang
Dofla yang aslinya
“kalau begitu, aku akan
melawan yang aslinya!”
: Tapi Bellamy yang tergeletak
di dekat Dofla asli pun
terbangung dan langsung
mengayunkan pedangnya
pada Luffy
“Waah! Bellamy!?”
: Ucap Luffy.
Luffy berhasil menghindar tapi
tetap saja terjatuh
“Oi! Apa yang kau lakukan!
Aku minta ma'af atas kejadian
sebelum..”
: Ucap Luffy yang
menganggap Bellamy marah
karna ditendangnya tadi
“mugiwara-ya”
: potong Law
“dia sedang di bawah kendali”
: peringatinya
“eh?”
: gumam Luffy yang
terus berusaha menangkis
serangan Bellamy tanpa
menyerang balik dan baru
sadar jika dia dikendalikan Dofla .
setelah Luffy melihat Dofla yang sedang memain mainkan Jarinya sambi
tersenyum Bellamy terkena parasite..
Tubuhnya sedang
dikendalikan, dengan kondisi
yang penuh luka dia pun
mencoba berbicara meskipun
dengan nada yang tak jelas, tapi jelasnya begini
“aku minta ma'af Mugiwara..
kumohon.. Hentikan aku!” .
Law sibuk mengurus Benang
Joker, Luffy sibuk mengurus
Bellamy.
Sementara Dofla dan
Trebol dgn santai
menyaksikan mereka kerepotan
“aku tak tahu apa
hubunganmu dengannya.
Tapi jika kau ingin
menghentikannya ..
Maka satu satunya jalan adalah
dengan memukulnya sampai
jatuh pingsan”
: Ucap Law
“Lakukanlah, mugiwara”
: pinta Bellamy .
Tapi Luffy tak sanggup
melakukannya karna..
“Aku Tak mungkin bisa
melakukannya. Kau adalah
temanku!”
: Bellamy tersentuh dan menangis
“uuu...uuughh!! ! ”
“Hajar dia sekali lagi saja dan
dia akan mati.. Fufufu!
Bukankah ini akan menjadi
akhir yang hebat!”
: Ucap Dofla asyik menonton
“Aku telah memberitahukan
ini padamu sebelumnya Law!
Sekarang lihatlah baik baik!
Yang lemah.. Tidak punya
pilihan untuk memilih
bagaimana cara kematian mereka!”
: lanjutnya sambil
tersenyum puas.
Luffy masih bertarung dgn
Bellamy dan sangat kesal
ketika melihat si Brengsek
Doflamingo yang malah santai
santainya duduk cantik di
kursinya
“Ano Yaro.. Kami sudah susah
payah datang kesini dan dia
malah tidak bertarung sama
sekali..!!”
“Tra-Guy!”
: Teriak Luffy
“Aku sudah tak tahan lagi! Aku
akan menghajarnya!! ”
“Baka!! Bagaimana dengan
'Rencana Rahasia' kita?
Aku kan sudah bilang padamu
untuk tetap tenang!”
: Ucap Law .
Namun Luffy tetap berlari ke
arah Law dengan tangan
kanan yang sudah dilapisi Buso
Koka
“Aku ingin menghajarnya
sekarang juga!!”
: Teriak Luffy
“Gomu Gomu No..”
: Memanjangkan tangan
kanannya kebelakang, dan
bersiap menyerang! Namun
sasarannya adalah Law?
Law sedikit terlihat geram
kemudian bekata..
“Kau.. Aku akan mengingat ini!” .
Sementara itu, Trebol tertawa
menyaksikan Luffy yg berniat
menyerang Law dan mungkin
berpikiran bahwa dia telah gila
“Ne-ne.. Dia akan Menghajar
Law!! Apakah mugiwara mulai
gila? sungguh menarik!
behehehe”
: ucapnya Tapi berbeda dengan
Doflamingo, dia justru tampak
serius dan bertanya tanya apa
yang sedang mereka lakukan?
Hingga kemudian Law
berkata..
“ROOM”
: Yang membuat Doflamingo
akhirnya tersadar
“Sial”
: gumamnya Namun hal itu sudah
terlambat..
Luffy sudah
bersiap melepaskan
pukulannya yang ternyata
merupakan teknik 'Red Hawk'
Api telah menyala ditangannya namun sebelum pukulan mengenai Law..
Law pun memindahkan dirinya
dengan Doflamingo yang
sedang duduk santainya yang
sudah terkena dalam jangkauan ROOM
“SHAMBLES”
'Clink' mereka pun bertukar!
Law yang sebelumnya
menjadi target sasaran Luffy
kini berubah menjadi
Doflamingo. Karna telat
merespon, tubuh Dofla pun tak bisa berbuat apa-apa..
Dia hanya bisa panik melihat
sebuah pukulan api mengarah
padanya Hingga akhirnya...
“RED HAWK !!”
: Pukulan Luffy tepat mengenai
perut Dofla, bagian belakang
Dofla terlihat muncul sebuah
ledakan efek Gomu Gomu no
Red Hawk sampai membuat
mulutnya memuntahkan darah yang menjelaskan jika
ini adalah Dofla asli bukan
Benang Joker.
Wajahnya yang
biasa tersenyum licik pun kini
meringis kesakitan xD
Trebol pun panik hingga
ingusnya keluar.
Eh? Udah bawaan lahir yah
“Doffy!!”
: Teriaknya Namun dia tidak menyadari
jika dirinya pun sedang dalam
bahaya karna tak hanya Dofla
saja yang berpindah ke tempat
Law tetapi Law juga
berpindah ke tempat Dofla.
Dengan gaya duduknya yang
sudah seperti Bos.
Law pun memandang ke atas ke arah
Trebol dengan senyum
intimidasi nya yang membuat
Trebol tersadar, Tapi seperti kasus Dofla, itu sudah terlambat..
Sambil menjungkirkan dirinya
dari Kursi yang besar dan
tinggi itu, Law pun menebas
tubuh Trebol hingga terbagi
menjadi beberapa bagian
“Radio Knife”
→ tata cara pengobatan
dengan menggunakan sebuah
alat pembedahan yang
memanfaatkan listrik
berfrekuensi tinggi untuk
memotong urat daging
Slash! Slash!
Memang terlihat
seperti muncul listrik dari
teknik ini !!
Tubuh Trebol terpotong potong bahkan tongkatnya pun juga namun
tak ada darah yang keluar!
masih agak bingung tentang
apa yang dilakukan
sebenarnya dan Apakah
teknik ini memakai efek ROOM
nya?
Kurasa ya, ROOM masihlah aktif sehingga tebasan itu merupakan
tebasan pembedah tubuh xD
karna hal itu bukanlah 1 kali
tebasan melainkan lebih dari 1..
Dan hanya dgn ROOM lah yang
memungkinkan memotong seseorang/ benda dengan mudahnya.
Terlebih semua jurus Law selalu tergantung pada ROOM.
Tapi sekali lagi
entahlah Doflamingo dan Trebol pun
terluka berkat Rencana
Rahasia Luffy Law dan di scene
akhir kedua Supernova ini
melakukan pembicaraan singkat
“Mugiwara-ya! kau benar
benar yang terburuk!”
: Ucap Law
“heh! Kau juga merupakan
salah satu dari Generasi
Terburuk!”
: Balas Luffy dengan
senyum diwajahnya Sedikit penjelasan tentang
Rencana Rahasia ini.
Berdasarkan percakapan Luffy
Law sebelumnya, Rencana
atau Strategi ini telah disusun
sebelum mereka memulai pertarungan.
Mungkin saat
mereka berhasil melewati
Sugar karna pada waktu itu
kejadiannya di skip dan tiba-tiba mereka sudah berada di
hadapan Dofla!
Dinamakan Rencana Rahasia karna bisa jadi tadinya akan digunakan
sebagai serangan pamungkas
namun karna Luffy yang
terprovokasi oleh Dofla
akhirnya Rencana Rahasia ini digunakan di awal.
Mungkin tidak sesuai rencana tapi tetap saja Strategi ini berhasil.
Tapi ini belumlah selesai! Dofla
beserta Trebol bisa dipastikan
belum kalah.
Sementara Rencana yang sama tak akan berhasil pada orang sekelas
Dofla untuk kedua kalinya!
Apakah mereka masih
menyimpan sebuah Rencana
lainnya atau mungkin mereka akan menciptakan sebuah
Rencana mendadak yang
tercipta dari kepercayaan satu
sama lain..? ☆☆☆☆

To Be Continued

Bersambung ke ....
One Piece Chapter 760.
• Scene dimulai di tengah kota
Dressrosa, terlihat tempat
tempat disana semakin rusak
karna pertempuran
pertempuran yang sedang
terjadi..
Namun kita abaikan dulu masalah itu dan beralih ke adegan kocak Sabo dan Koala
“Halo, bisakah kau
mendengarku, Sabo-kun?”
: ucap Koala dengan lantangnya
dgn tangan yang seperti
memegang den den mushi
“ah, aku mendengarmu”
: sahut sabo dengan ekspresi
kelelahan sambil
memegangkan tangan pada topinya.
Terdengar seperti mereka
sedang berkomunikasi jarak
jauh namun ternyata...
mereka berada berdekatan xD
Entah bagaimana Koala bisa sampai
kesini, dan sepertinya pertarungan Sabo dgn Fuji pun
telah usai dengan tak ada
pemenang satupun .
Melihat aksi sabo yang
sembrono, Koala pun
memarahinya
“Kau harusnya mengingat
kembali posisimu!! Kau tak
bisa seenaknya pergi dan
bertarung dengan Admiral
angkatan laut hanya karna
kau menginginkannya
!!.
Apa kau berencana membuat
Revolutioner Army terlibat ke
dalam perang? ”
: bentaknya sambil menunjuk nunjuk
tangannya pada Sabo yang
dalam posisi duduk bersila .
Sabo pun membalas
ceramahaan itu dengan
ekspresi kesal juga
“Adikku dalam bahaya.
Aku tak peduli dengan semua hal
lainnya itu” .
Lalu Koala pun langsung
memegang pipi Sabo dengan
kedua tangannya dan...
Ditariknya dengan keras xD
seperti halnya kelakuan nami pada Luffy
“kau ini !!”
: geram Koala
“Itte!!”
: gumam kesakitan Sabo Dengan pipi yang masih dipegang Koala,
Sabo pun terpikir kembali dgn ucapan
fujitora sebelumnya
“wwef.. Die biling..” xD
: ucapnya belepotan.
Terserahlah bagaimana versi
kalian!
“kita semua bagaikan burung
dengan bulu yang sama jenis.
Bahkan angkatan laut di negeri
ini.. tidak bisa menjadi pahlawan.
Sungguh menggelikan!!”
→ maksudnya adalah semua
orang dinegeri dressrosa ini
memiliki posisi yang setara saat ini.
Mau angkatan laut ke,
bajak laut ke, Raja dari negri
lain ke, apapun itu..
Semuanya sama! Dalam permainan
mengerikan ini, angkatan laut
yang bertugas menegakan
keadilan pun tak bisa menjadi
pahlawan karna bahkan
beberapa diantara mereka telah melukai penduduk.
Begitulah! Kakek yg satu ini
ucapannya memang seperti
seorang Penyair xD
Dalam flashback terlihat
mereka berdua yang sedang
saling belakang membelakangi.
Yang sepertinya itu merupakan
akhir pertarungan mereka yang diakhiri dgn damai
“Bagaimana Jika orang lain
mengetahui apa yang
sebenarnya kau pikirkan?”
: ucap sabo waktu itu
“ya.. Aku bisa bilang pada
mereka bahwa itu.. hanyalah
perjudian. Hehe!”
: jawab fuji
“Semoga beruntung!”
: lanjutnya yang juga
merupakan kata akhir
pertarungan mereka
Flashback berakhir, dan karna
memikirkan hal itu Sabo pun
tak memperhatikan sedikit
pun ucapan koala
“apa kau paham? Hey, apa kau
mendengarkan?”
“hmm? ”
“damn it! Satu satunya orang
yang selalu dibuat marah
karna keegoisanmu itu..
Adalah aku dan Hack!”
: Bentak Koala habis-habisan

• Scene beralih ke Istana
kerajaan lama, disana masih
berkumpul para penduduk
Dressrosa dgn Usopp cs yang
sudah mereka tangkap..
Namun sepertinya Usopp salah paham tentang mereka yang
mengira tengah mengincar
kepala mereka semua
“apa?”
: kaget Usopp
“bukankah kalian datang
kesini demi kepala kami”
“Jika kami melakukan hal itu.
maka kami akan kehilangan
semuanya!”
: ucap salah seorang
dari mereka .
Mereka pun membukakan
kembali tali tali yang kemarin
mereka gunakan untuk
mengikat Usopp cs
“Dengan memanifulasi Raja
Riku hanya dalam satu malam.
Doflamingo telah berhasil
membuat seluruh penduduk
menentang Raja Riku dan
membuat mereka memendam dendam padanya saat 10.tahun silam..
Hingga mengelu-elukannya sebagai 'Raja Bajak Laut' ”
“Setelah kami mengetahui
kebenarannya, yang kami
inginkan hanyalah keluar dari
game bodoh ini! Kami bahkan
tak tahu apa yang sedang kami
lakukan! Apa yang terjadi dengan negri ini?!”
: Jelasnya dgn wajah sedih Yang kemudian keluar air
mata dari orang itu dan
terucap sebuah kata
permintaan kepada sang Raja
“Onegai, Tasukete!! Riku ou!!”
: Pake bahasa jepang biar dapet
dramanya xD
'kumohon, selamatkan kami! Raja Riku!!'
: begitulah semua penduduk disana yang tadinya diselimuti emosi untuk
menangkap mereka dan
menyerahkannya pada
Doflamingo tapi setelah
bertemu sang Raja dan mengingat kembali kejadian
10 tahun silam yang begitu
kejam, menyakitkan, tak
terlupakan! Yang akhirnya
mereka ketahui jika dalang
dibalik itu semua adalah Doflamingo..
Mereka pun pasti
merasa bersalah karna telah
berpikiran negatif terhadap
sang Raja, dan kini mereka
kembali dihadapkan dalam
situasi yang sama!
Tak ada yang bisa mereka lakukan.
Akhirnya mereka pun kembali
menaruh harapan kepada Raja
mereka yang sesungguhnya,
dan serentak bersujud kepada
sang Raja
“Apa yang harus kami lakukan?”
“Ucapkan saja! Kami akan
melakukan apapun! Meskipun
jika kami harus bertarung
sekalipun!”
Riku pun akhirnya angkat
suara, namun apa yang
diucapkannya malah membuat
bingung semuanya
“Bagaimana jika kita coba
untuk menunggu sedikit lebih
lama lagi?”
“eh? Menunggu?”
: heran mereka
“Jika kalian memilih mati...
Maka kalian tak akan
kehilangan apapun hanya
dengan menunggu sebentar!!”
: ucap riku .
Kemudian dalam batinnya dia
menambahkan
"Sepertinya.. Aku pun mulai
mempercayai Luffy-kun dan
teman-temannya, akan kemenangan..!" .
Ditengah kerumunan orang
itu, tiba tiba muncul lagi
seseorang. Fujitora! Usai
pertarungannya dgn Sabo,
pertama yang dia tuju adalah
Plato kerajaan lama..
Untuk Menemui mantan Raja
Dressrosa
“Aku tak akan membiarkan
Dressrosa, negara dengan
sebuah simbol perdamain..
Terjatuh dalam peperangan...”
: Ucapnya sambil menggoyang
goyangkan mangkok berisi dadu
“Ah! Admiral angkatan laut
Fujitora?!”
: kaget mereka..
Usopp terlihat yg paling kaget
→ Bagaimana dia bisa sampai
disini dgn cepat?
Memanjat jelas
tidak mungkin untuk seorang
yg berkelas seperti dirinya..
Kemungkinan karna
kemampuan Gravitasinya, yah meskipun kita tak tau apakah
dia bisa terbang dgn
Gravitasinya seperti Shiki?
tapi setidaknya kita tau dia
sanggup menerbang dan
menjatuhkan sebuah kapal besar dgn kemampuannya itu..
Jadi sebut saja dia
melemparkan sesuatu ke atas
sana dgn dia sendiri
menaikinya
“Aku bertaruh semuanya pada
'Mugiwara'”
: Ucap fuji sambil
memperlihatkan mangkuk
yang berisi dua dadunya
→ Yang pernah main game
poker atau permainan judi
lainnya pasti tau istilah
"All in"
“Yang mulia Raja Riku..!!
Aku, juga membuat pertaruhan
yang sama sepertimu!”

• Scene beralih lagi, sekarang
giliran kita yang terbang ke
dataran tertiinggi dressrosa.
Flower Hill. Terus naik ke level
teratas. Level 4.
Dan terus naik lagi ke puncak tertinggi.
Lantai tertinggi istana.
Dan kita pun akan menyaksikan sebuah pemandangan yang langka.
Rencana rahasia Luffy Law
berhasil dilancarkan!
Saat ini mereka berdiri menyaksikan musuh musuhnya yang tersungkur.
Trebol jelas belum mati!
Dia terlihat kesusahan
menyatukan kembali bagan
tubuhnya (kemungkinan efek
ROOM)
Bellamy telah berhenti dari pengendalian.
Benang Joker masih berdiri yang
menandakan Dofla masih tetap
sadar! Perutnya yang terkena
Gomu Gomu Red hawk terlihat
berbekas.
Sejenak hilang senyum diwajahnya. Tanpa ekspresi, menghela nafas dan
meludahkan darahnya
“Bagaimana rasanya!
Brengsek!”
: Teriak Luffy
“Lihatlah! Kita belum
mendapatkan hasil apapun
selain hanya luka yang kecil !!”
: Bentak law yang memang
terpaksa menggunakan
rencana yang telah disusunnya untuk serangan pamungkas
namun malah jadi serangan
pembuka karna ulah Luffy,
alhasil jadi semakin sulit untuk
mengalahkan Dofla
“Rencana itu tak akan
berfungsi untuk kedua kalinya!”
: Jelasnya
“Law..”
: Ucap Trebol .
Trebol mencoba menyatukan
kembali potongan potongan
tubuhnya dgn memanfaatkan
tubuh logia nya
“Aku tau semuanya tentang
kemampuanmu!! Karena Kami
juga menginginkan 'ope ope
no mi' dan kekuatannya!!”
: Tubuh Trebol mulai terlihat
tersusun kembali, namun
ternyata belum menempel
yang membuat Potongan
tersebut kembali terpisah
“huh? App~~ ?”
: herannya
“Radio Knife memiliki
potongan yang berbeda jika
dibandingkan dengan
amputasi yang biasanya.”
: Ucap Law
→ Sedikit membahas dulu
perkataan Trebol sebelumnya
tentang mereka juga
menginginkan kemampuan
Ope Ope. Apa maksudnya?
Jelas ada maksud dari kata kata tersebut. Opiniku, ini ada
kaitannya dengan Donquixote
family! Yang hampir semua
anggotanya seorang DFU.
Nah janggal kan jika seorang Dofla
harus susah payah mencari para pengguna DFU tersebut..
Jadi kurasa justru dialah yang
memberikan buah iblis
tersebut kepada anggota
anggotanya itu.
Dengan dirinya yang seorang pebisnis buah iblis dan diperkuat dgn
bagaimana dia bisa
mendapatkan buah mera
mera! maka hal tersebut pun
bisa jadi benar adanya.
Kasus seperti ini juga pernah ada di Organisasi lainnya, CP9! Kaku
dan Kalifa yg juga mendapat
pemberian buah iblis dari
bosnya si Spandam .
Jadi maksudku Ope Ope pun
termasuk kedalam buah iblis
yg akan dibagikan Dofla dulu..
Dan para Opsir lain pun
menginginkan buah tersebut
tepatnya bagi para Eksekutif tertinggi, bagaimana pun juga
kemampuan Ope Ope lebih
menarik jika dibandingkan
ketiga buah iblis lainnya, Beta
beta, Hira Hira, Ishi Ishi.
Namun untuk siapa orang pertama pengguna Ope Ope bisa
dikategorikan masih misteri!
Karna jika cerita diatas benar
adanya maka bisa saja Corazon
lah yg mendapat Ope Ope..
Namun ini hanyalah Opini semata, mari kembali ke cerita
aslinya Trebol tak berdaya berkat
teknik Radio Knife, Law
memanfaatkan hal tersebut
untuk menghabisinya
“Kau tak akan bisa
menyatukan tubuhmu
kembali!”
: Serang Law
“Eeeh! Celaka, Aku dalam
masalah! Ingusku keluar!!”
: Panik Trebol.
Law pun kembali
menampilkan teknik baru lainnya
"Injection"
: membidik Trebol
pada dahinya sambil
menghunuskan pedang ke arahnya
“Hentikan! Apa kau sudah lupa
bagaimana selama ini aku
menjagamu?”
: panik trebol dan
mencoba menghalau
“Terima ini, "Hanamizu Shinken
shirahadori'.. Tembak!”
: Memanjangkan Ingusnya bak
sebuah pedang, namun bisa
dipotong potong oleh Law.
Law semakin mendekat dan
Trebol tambah panik
“Gyaah! Jangan mendekat!”
Slash! Law mengayunkan
pedangnya namun ada
Doflamingo yang menghadang
dgn kaki panjangnya
(dilapisi koka pastinya).
Senyum di wajahnya telah kembali, dan Law kini dalam bahaya!
Setelah gagal menyerang dan
posisinya yg berdekatan dgn
Trebol, Law pun akhirnya
terjebak dalam cairan
lengeketnya
“Trebol !!”
: Ucapnya
“Behehehe” .
Giliran Dofla menyerang,
sambil terbang, mengeluarkan
benangnya dan..
"Furu Buraiito"
→ bisa 2 kata jika dalam
bahasa inggris, Full Bright atau
Full Blight tetapi arti katanya
adalah Benang Keji terjatuh Jleb!
5 benang menusuk dari
atas ke tubuh Law sampai
menembus bagian paha
sekalipun, Law kesakitan dan
ambruk. Luffy pun telat
menyadari
“Tra-guy!”
: ucapnya Tidak sempat menolong Law,
Luffy pun justru menjadi
incaran Dofla selanjutnya.
Dengan cepatnya dia melesat
dan melayangkan kaki padanya.
Luffy menyadari, tapi dia tak menghindar melainkan segera melapisi
tangannya dgn Koka untuk
bertahan..
Namun bisa dikatakan Luffy tertipu! Karna dalam sepersekian detik itu Dofla tiba tiba melapisi
kakinya dgn Koka.
Alhasil... Luffy kalah adu fisik,
tangannya berdarah karna tak
mampu menahan tendangan
dofla (andai Dofla tak pake
koka mungkin Luffy masih
bisa menahannya, sebagai seorang musuh dia benar benar
Jenius) sampai sampai
wajahnya pun terkena
tendangan tadi hingga Luffy
sedikit mengapung di udara.
Dan dgn liciknya Dofla mengikat tangan Luffy dgn benang.
Kemudian dia kembali
memainkan Bellamy.
Bellamy yg sedang dikendalikan pun
bersiap mengayunkan
pedangnya pada Luffy yang masih mengapung dan kedua
tangan terikat
“Lari, Mugiwara! Kumohon!
Menghindarlah!”
: Ucap Bellamy yg juga tak tega
melakukannya .
Luffy sudah tak dapat
menghindar lagi
“Bella..”
: ucapnya Slash!!
Dua sabetan pedang
mengenai badan Luffy.
Darah keluar! Karna jelas jelas
kelemahan karet adalah benda
benda tajam dan api pastinya
“Ahh!”
: Teriak kesakitan Luffy
“Mugiwara-ya!”
: teriak Law yang juga masih tersungkur.
Luffy pun juga ambruk,
sementara Bellamy menangis
seperti halnya dgn yg
dilakukan orang orang yg
terkena parasite
“apa kau ingat, satu hal yang
paling kubenci.. Law?”
: Ucap Dofla
“Ketika aku dipermainkan!”
: lanjutnya dgn senyum khas
Situasi yang sebelumnya di
pegang oleh pihak Luffy kini
telah berganti, sekarang giliran
mereka terjatuh ditanah dan
Dofla berdiri memandang
rendah mereka
“Bagi sekumpulan sampah
rendahan seperti kalian..
Untuk berpikir bahwa kalian
memiliki kesempatan menang
adalah aib yang tak boleh
kubiarkan!! Aku adalah keturunan darah bangsawan
yang paling terhormat di
dunia!!” “I AM A TENRYUUBITO” “Keagungan bukanlah satu
satunya yang kumiliki sejak
aku lahir.. Tetapi aku juga
memperoleh kekuatan yang
paling langka di dunia ini!”
: Semua terkejut mendengarnya
“Eeh?”
: gumam Luffy
“Apa?”
: pun Bellamy .
Sementara Law diam karna dia
sendiri sudah mengetahui
Identitas Dofla saat di Green bit
dulu
“Tapi ..!! Harkat & martabat
yang sepenuhnya menjadi
milikku itu.. Suatu hari.
ayahku membuang
semuanya... Dan keempat
anggota keluarga kami pun akhirnya terjebak dalam
sebuah tempat rongsokan ini..” “Dengan semua omong kosong
seperti kita perlu untuk "hidup
seperti manusia yang
sebenarnya" .. Dia Benar benar
bodoh! Ayah yang Tolol..!!”
: Inilah yang ditunggu, secuil
flashback tentang Doflamingo
kecil yang jauh dari perkiraan
prediksi prediksi yang beredar.
Sudah memakai kaca mata dan
juga sudah bengis sejak dari dulu. “Ayah, dimana para
budaknya? Ayo kita beli
mereka”
: Ucap Dofla kecil
“Ayah, ada orang rendahan
yang membantah omonganku.
Seorang Tenryuubito! Bisa
pinjami aku senapan milikmu!”
: Singkat cerita ibunya
meninggal karna sakit
“Ayah.. Ini semua karna kita
tinggal ditempat sekotor ini.
Ibu akhirnya sakit dan
meninggal”
“Saat berumur 8 tahun aku
melihat Surga dan Neraka
dunia ini karna ayahku yang
bodoh. Dan kemudian aku pun
membunuhnya.. dan
membawa kepalanya ke Mariejoa bersamaku..!! Tapi para Tenryuubito yang telah mencap kami sebagai
"Keluarga pengkhianat"
menolak untuk menerimaku
kembali menjadi salah satu dari mereka..!!”
“Itulah saat ketika aku
bersumpah.. Bahwa Aku akan
menghancurkan setiap bagian
dari dunia ini yang mereka kendalikan..!!”
“Kehidupan yang telah kalian
tempuh tidak ada apa apanya
jika dibandingkan dengan apa
yang.telah ku lewati.
Pria dewasa sepertiku tidak punya
waktu untuk memainkan permainan anak anak kalian!!”
: Ucapnya dengan Senyum Iblis
di wajah yang mengakhiri
chapter ini

• OK, biar sedikit kubahas
tentang Masa lalu si Dofla kecil
ini yang jauh dari prediksi.
Tidak ada ayah yang jahat!
Dofla lah yang sudah jahat dari
saat dia terlahir.
Dia lahir dari seorang keluarga Donquixote.
Salah satu Tenryuubito! Yang
membuatnya mewarisi darah
Tenryuubito saat itu juga..
Tumbuh menjadi anak yang
sombong dan merasa yang paling tinggi derajatnya
dibandingkan dgn orang
lainnya.
Manja dan selalu minta
yang aneh aneh terhadap
ayahnya.. Belum diperlihatkan
bagaimana wajah ayahnya bahkan dia tak berbicara
sedikitpun di flashback tadi,
pun dgn ibunya (mungkin
memang tak akan
diperlihatkan mengingat
keduanya yang sudah langsung dibuat meninggal
secepatnya) yah
kesampingkan hal itu!
Sang Ayah mungkin tak kuat
menyaksikan tingkah laku
anaknya yang seperti itu sampai akhirnya memutuskan
melepas gelar
kebangsawanannya dan menjadi penduduk biasa (bisa
jadi di Dressrosa atau mungkin
di tempat lain) dengan harapan
sang Anak bisa berubah!
Namun hal itu justru
menumbuhkan perasaan dendam pada diri Dofla kecil..
Singkat cerita 4 anggota
keluarganya pun pindah dari
Mariejoa (Ayah, Ibu, Dofla &
Corazon) .Menjalani hidup
normal seperti orang biasa pada umumnya hingga
akhirnya suatu saat ibunya
meninggal karna sakit.
Dofla pun menyalahkan hal ini pada
ayahnya, menurutnya ibu
mati karna tinggal di tempat kotor dan semua itu adalah
gara gara sang ayah!
Sampai pada akhirnya 2 tahun
kemudian dia pun membunuh
sang Ayah, membawa
kepalanya ke Mariejoa dgn harapan bisa kembali diterima
sebagai seorang Tenryuubito!
Namun mereka menolak.
Ibarat kata 'nasi sudah
menjadi bubur' Ketika mereka
melepas gelar Kebawangsawanan nya, jangan harap mereka bisa
mendapatkannya kembali,
begitulah! Itu juga adalah awal mula
dimana Dofla memiliki sebuah
ambisi, ambisi yg sangat
berbeda dgn yg dimiliki anak
kecil pada umumnya.
Menghancurkan para Tenryuubito!
Dia ingin membuktikan bahwa mereka
telah membuat kesalahan
dahulu. Ini juga mengapa Dofla
sangat tertarik pada Law kecil,
karna dilihat darimana pun mereka dulu memiliki ambisi yg mirip.
Dan dari sana sepertinya Dofla pun mulai membuat debutnya, hingga
akhirnya dia bisa sampai
seperti sekarang.
Seseorang yg berkuasa.
Seorang pebisnis yg
sukses. Memiliki koneksi
koneksi dgn tokoh tokoh
kuat.. Dan kupikir dirinya
yang ingin menjadi Raja Bajak
laut pun adalah demi mewujudkan 'Ambisi' nya itu Flashback masih belum cukup sampai disini, cerita bagaimana Dofla bisa kembali diterima
sebagai Tenryuubito, cerita
tentang Doflamingo-Corazon-Law, dan bebeberapa cerita
lainnya masih belum
terungkap! Bagaimana kisah
selanjutnya.. ☆☆☆☆

To Be Continued ☆☆☆☆

Bersambung ke.....
One Piece Chapter 761
Dengan Susano’o sempurnanya, Kakashi berdiri tegap dan hendak menyerang balik Kaguya yang sedang mencoba menyerangi murid-muridnya,
dan dengan Susano’o sempurna Kakashi, Kakashi pun perlahan maju untuk menyerang Kaguya.

Kakashi: “KAMUI SHURIKEN!!!”

Dengan sekejap tiba-tiba muncul 2 shuriken berukuran besar hendak menyerang Kaguya disana, sementara itu terlihat bila Kakashi sedang menfokuskan doujutsu kamuinya, Kakashi berusaha men-kamui tubuh Humanoid Kaguya, kamuinya berhasil memotong tangan bijuu Kaguya, dan juga satu shuriken yang dimunculkan Kakashi dari Dimensi Kamui tadi terlihat dapat memotong satu tangan bijuu Kaguya juga.

Naruto: “Waw! Susano’o guru Kakashi benar-benar lebih bagus ketimbang milik Sasuke!”
Sasuke: “Chakra ini!”
Sakura: “Kenapa Kakashi-sensei memiliknya? Sharingan milik Obito itu?”
Kakashi: “Dengan kekuatan Rikudou, kekuatan mataku akan jauh lebih hebat, itulah alasannya..”

Tiba-tiba terlihat satu gemuruh yang misterius dan sangat kuat yang berasal dari tanah disekitar medan pertempuran, disana terlihat bermunculan satu sulur misterius hingga sulur itu berkumpul dengan Humanoid Kaguya, tiba-tiba Humanoid Kaguya pun berteriak dengan keras, tak berselang lama Kaguya kembali muncul dari belakang makhluk Humanoid transformasinya tadi dengan tubuh yang normal, dan Kaguya pun telah kembali di medan perang.

Zetsu Hitam: “Siapa yang memiliki chakra alam dan batasan keturunan? Angin, air, petir, kayu, yin dan yang.. bahkan Gudoudama berukuran raksasa, Hingga akhirnya kumpulan bijuu itu telah berhasil distabilkan! Dan ibu berhasil mengeluarkan Gudoudamanya.. Di dimensi yang pertama ini, Mugen Tsukuyomi dapat dengan langsung menyerap chakra dari semua Shinobi, dimensi ini adalah dimensi kekuasaan ibuku!”

Original By: Kingdom Anime Indonesia

Tiba-tiba Scene terlihat jika kumpulan bijuu Humanoid tadi telah berubah dan tertutupi oleh Gudoudama super besar dari Kaguya, bahkan Susano’o sempurna Kakashi hanya terlihat seperti 1/50 lebih kecil dari Gudoudama super besar yang baru saja dilepaskan Kaguya.

Zetsu Hitam: “Ini saatnya untuk memulai dimensi yang baru! Dan kalian semua akan dikorbankan untuk melakukan hal ini!”
Kakashi: “Aku tak yakin dapat menggunakan Kamui untuk sesuatu yang sangat besar.. Meskipun kita semua dapat melarikan diri ke dimensi yang lain..”
Sasuke: “Ukuran Gudoudama itu benar-benar berbeda! Dan lagi dia terlihat semakin membesar!”
Naruto: “Waw! Itu terlihat seperti bola hitam yang ada di belakangku!”
Sasuke: “Untuk menghentikannya..”
Naruto: “Kita harus menyegel nenek kelinci itu bagaimanapun caranya”
Kakashi: “Jika bendaiitu semakin membesar, kita tak akan pernah bisa kembali”
Sakura: “Kau benar guru”
Kakashi: “Kemarilah! Aku akan menjelaskan satu strategi pada kalian semua! Mungkin ini akan menjadi misi terakhir kita, sebagai Team Tujuh!”
Naruto, Sakura, Sasuke: “YA!!”
Kakashi: “Kita harus bisa menyelamatkan dunia!”

Kaguya tak tampak diam juga disana, dia pun berencana untuk tak membuang waktu dan berencana untuk menyerang Team Tujuh disana.

Kaguya: “Bagaimanapun juga.. Aku abadi, jika salah satu dari kalian mati maka kalian tak akan dapat menyegelku, lalu siapa yang harus aku bunuh sekarang?”

Tiba-tiba Naruto telah melakukan satu formasi dengan bunshinnya, ditemani Sasuke disampingnya, mereka berniat menjalankan strategi yang dijelaskan Kakashi barusan.

Naruto: “Aku bukan musuhmu, dasar bodoh!” Terlihat satu kejadian lucu disana dimana bunshin Naruto menyerang tubuh asli Naruto, ya mungkin bunshin Naruto juga terlihat gugup karena yang akan diserangnya adalah Kaguya.
Sasuke: “Tidak, kita akan menyerang bersama-sama! Dia akan kehilangan fokus karena dia ketakutan jika dia dapat kita segel”

Kaguya pun maju untuk menyerang Naruto dan Sasuke, Naruto dan Sasuke pun ikut maju untuk menyerang Kaguya dan menghadapi Kaguya disana.

Original By: Kingdom Anime Indonesia

Sasuke: “Biarkan aku di tengah jalan, nanti aku akan melompat dengan cepat kearahmu!”

Sementara itu terlihat dimana bunshin Naruto membuat satu formasi lingkaran dimana didepan mereka telah ada Susano’o Kakashi, Kakashi disana dengan cepat melesat menggunakan Susano’onya, dan hendak menebas Kaguya dengan pedang di tangan kanannya.

Kakashi: “Ayo! Lebih cepat!”
Zetsu Hitam: “Ibuku baru saja terisi kembali kekuatannya, kekuatan dan kecepatannya tak dapat dibandingkan dengan keadaanya yang sebelumnya”

Namun dengan cepat, tiba-tiba Tomogoroshi Kaguya dihempaskan dan menyasar bagian kiri dada Kakashi, Tomogoroshi Kaguya terlihat benar-benar menembus dada kiri Kakashi.

Namun tak disangka-sangka itu hanya taktik Kakashi agar Kaguya lengah, dengan raikrinya Kakashi hendak menyerang Kaguya.

Zetsu Hitam: “Sial!!”
Kaguya: “??”
Kakashi: “Berhasil masuk ke tahap ini adalah sesuatu yang luar biasa, Obito! Dan akhirnya tekhnik ini kembali terlahir! Terima ini! KAMUI RAIKIRI!!!”

Swosshhhh! Serangan ini benar-benar membuat tangan kanan Kaguya terpotong.

Zetsu Hitam: “Ibu!! Oh tidak lengan kanannya!”
Kaguya: “Swosh!!!” Dengan tangan kirinya Kaguya masih berusaha menghempaskan Tomogoroshinya kearah seseorang disisi kirinya.

Tapi tiba-tiba Naruto dan Sasuke datang dari sisi kanan dan kiri untuk mengepung Kaguya, tampak mereka berdua akhirnya melepaskan sesuatu ke arah Kaguya disana, Kaguya pun tak kehilangan akal, dia kembali menciptakan portal dimensinya disana.

Zetsu Hitam: “Saat ini, tak ada waktu lagi untuk memperluas dimensi yang baru, sial kita tak dapat melarikan diri ke dimensi itu!”

Serangan Tomogoroshi Kaguya benar-benar menembus tubuh Naruto, namun ternyata itu hanya sebuah bunshin, dan tiba-tiba tubuh Sasuke berubah menjadi Naruto disana.

Kaguya: “Jadi begitu! Kalian semua ada di rentang waktu yang berbeda, tentu saja! Keduanya kan memang titisan Ashura”

Namun tiba-tiba Tomogoroshi Kaguya yang diarahkan tadi berubah arah karena masuk ke dimensi Kaguya, sehingga Tomogoroshi Kaguya sekarang benar-benar mengancam tubuh Naruto yang asli.

Naruto: “Dan.. aku memang yang asli disini!”

Namun serangan pinpoint Tomogoroshi Kaguya tadi hilang akibat dikamui oleh Kakashi.

Sementara itu kumpulan bunshin Naruto tadi terlihat satu bunshin tiba-tiba berubah menjadi seorang Sasuke, dan dengan cepat Sasuke melompat ke sisi kiri Kaguya, sementara di sisi kanan Kaguya masih ada seorang Naruto disana.

Kaguya: “Ini buruk sekali!”

Original By: Kingdom Anime Indonesia

Dengan jarak yang tak jauh, mereka berdua berusaha dapat menjangkau tubuh Kaguya, berharap mereka berdua dapat menyegel tubuh Kaguya disana.

Kaguya: “Tidak.. Aku akan pergi ke dimensi es!! Tapi tak mungkin!! Reinkarnasi Indra memiliki amaterasu!!!”

Tiba-tiba Kaguya bergerak melesat keatas untuk menghindar dari serangan kepungan Naruto dan Sasuke, namun diatas tiba-tiba terlihat sosok Sakura, juga mengepung Kaguya dari tiga arah.

Sakura: “Jangan membuat gara-gara denganku!” Terlihat Sakura berhasil meninju muka Kaguya, sehingga Kaguya terlempar sedikit kebawah.
Zetsu Hitam: “Bagaimana bisa?”
Kakashi: “Bagus! Kalian hebat!” Sambil terlihat Kakashi tersenyum disana.
Sasuke: “Sekarang saatnya!”
Sakura: “SHANNAROOO!”
Naruto: “Yah!!!”
Sakura: “AKU SEPERTI DIRIMU!!!”

Terlihat Kaguya terkepung oleh mereka bertiga, dan akhirnya Naruto, Sasuke berhasil menyentuh Kaguya, dan tampaknya mereka berdua akan segera melakukan penyegelan, dan akhirnya setelah berjuang keras, kekuatan mereka bertiga akhirnya dapat menjadi satu.

Bersambung ke Chapter 690
Sebelumnya di Chapter 689
Setelah dikejutkan dengan kemunculan Susano'o Kakashi, di Chapter kemarin akhirnya kita disuguhkan dengan pertarungan bersama Tim 7 (Naruto, Sasuke, dan Sakura) melawan Kaguya.
Dan di akhir Chapter, Naruto dan Sasuke hendak menyegel Kaguya, berhasilkah mereka???

● Copyright by © "DNI" ●

Pada akhirnya.....!!

Naruto dan Sasuke mulai menyegel si Iblis, Kaguya..
Kaguya sendiri terlihat Panik dan tak bisa berbuat apapun..

* Telapak Tangan dari Naruto (Yang) dan Sasuke (Yin) yang meng-apit Kaguya menyerupai Telapak Tangan Raksasa dengan lambang Matahari (Yang) dan Bulan (Yin) dari seorang Buddha yang meng-Apit Kaguya

"CHIBAKU TENSEI!!!!!"

Kaguya berhasil Tersegel sobat DNI!!!

"Lagi....?!
Aku adalah leluhur dari seluruh Chakra, aku bisa dikalahkan hanya dengan 2 bagian kecil Chakra ini?!" batin Kaguya.

* Perlahan seiring dengan dirinya yang tersegel, Mata Ketiga Kaguya, Rinnegan Istimewa yang terdapat di Dahi Kaguya juga mulai menutup.

Sementara itu, saat Naruto dan Sasuke menyegelnya, Kaguya teringat akan sosok kedua anaknya, Hamura dan Hagoromo yang dulu juga telah menyegelnya...

"Mengapa...??" ucap Kaguya lagi dalam Hatinya.

Lalu, saat Naruto dan Sasuke melepas telapak tangannya, tanda Matahari (Yang) dan Bulan (Yin) yang sebelumnya ada pada telapak tangan mereka, menghilang!

| Latar beralih ke tempat Rikudou Sennin |

"Jadi, kalian sudah melakukannya!" ucap Rikudou Sennin yang mengetahui jika Naruto dan Sasuke telah berhasil mengalahkan Kaguya.
"Sekarang aku akan mengambil semuanya kembali darimu!!" lanjutnya.

Rikudou berniat menyegel Tubuh Kaguya yang menjadi Satu dengan Juubi dan Shinju kembali.

Rikudou membuat Bola Hitam yang mengandung Daya Gravitasi yang snagat kuat dan menarik segala sesuatu. Dan selang beberapa saat, gundukan-gunduk
an tanah mulai terpecah dan melayang, melesat menuju pusat Gravitasi tersebut dan tanpa terkecuali, tubuh Kaguya yang mulai berubah menjadi Juubi pun juga ikut tertarik.

"GWOOOOOAAHHH......"
suara teriakan Juubi.

"Tanah ini akan terus tertarik daya Gravitasinya!" ucap Kakashi yang juga berhasil menangkap Sakura yang jatuh kebawah pasca ikut menyerang Kaguya.

* Sebelum tersegel sepenuhnya, Terlihat 9 Bijuu keluar dari Tubuh Juubi
Shukaku, Matatabi, Isobu, Son Goku, Kokuou, Saiken, Choumei, Gyuuki, dan Kurama berhasil membebaskan diri dari Tubuh Juubi yang hendak tersegel.

"Akhirnya, aku berhasil keluar." ucap Son Goku (ekor 4)
"Kurama, Jinchuurikimu memang hebat!!" lanjut Son.
Kurama: "Hnnnn...."

Pasca keluarnya 9 Bijuu dari tubuh Juubi, Tubuh Juubi pun berubah menjadi Gedo Mazou (Cangkang Kosong Juubi), dan beberapa gundukan batu pun mulai menimbun Tubuhnya, Gedo Mazou itu terus melesat menuju pusat Gravitasi yang akan menyegelnya.

Hal mengejutkan terjadi, segumpal Chakra yang membentuk wujud Kaguya yang menjelma menjadi Iblis Kelinci dari Wujud Humanoid-nya terlihat memuntahkan sesuatu dari Mulutnya.

Ternyata yang dimuntahkan itu adalah Madara Uchiha yang dalam keadaan tak sadarkan diri.

"GWWOOOOOOAAAHHH..."
Suara Teeriakan di dalam sebuah Bola Tanah Raksasa menggema.

Kaguya telah berhasil Disegel!!!

"Aku disini!" teriak Sasuke.
"Sasuke-kun..." teriak Sakura menyambut Sasuke.
"Bagaimana dengan Naruto?" tanya Kakashi.
"Dia bilang, dia ada suatu urusan yang harus diselesaikan.
Lagipula, kita juga harus segera pergi dari tempat ini, atau kita akan ikut tersegel!" balas Sasuke.

● Copyright by © "DNI" ●

| Latar beralih ke tempat Naruto berada |

"Aku tak punya pilihan, aku harus menunggu kebangkitan Ibuku kembali.." ucap Zetsu Hitam yang masih tersisa.

"Ngomong-ngomong, kau tidak ingin meninggalkan Ibumu, benar kan?" ucap Naruto yang datang menghampiri Zetsu Hitam.
"K-kau...!!" ucap Kaget Zetsu Hitam melihat kedatangan Naruto.
"Kau telah menciptakan Kegelapan selama ini, tapi aku melihatmu.." ucap Naruto lagi.
"Kau anak yang nakal, kau hanyalah bagian dari skenario dan sejarah Shinobi yang ku buat selama ini, kau tidak akan bisa melakukannya.." ucap Zetsu Hitam.

Kemudian Naruto memasang wajah amarah kepada Zetsu Hitam sambil membayangkan teman-temannya yang telah mati.

"Cerita Shinobi, telah dibuat oleh banyak Ninja, dan oleh mereka yang telah Mati..." ucap Naruto.

"ANAK YANG NAKAL TAK BISA BERPISAH DARI SISI IBUNYA, BAHKAN KAU TAK AKAN MENGERTI HAL ITU!!!" ucap Naruto sembari melemparkan Zetsu Hitam yang menempel di Potongan lengan Kaguya ke pusat Gravitasi yang akan menyegelnya juga.

"AAAAAAAAGGGHHH...."
Zetsu Hitam menjerit histeris...

Kemudian ia pun lenyap bersamaan dengan gundukan tanah yang mulai menimbunnya.

CHIBAKU TENSEI telah berhasil menyegel Kaguya beserta Zetsu Hitam dan terbentuklah Bola Tanah yang melayang di Udara.

| Latar beralih ke tempat Kakashi, Sasuke, dan Sakura |

"Itu semakin membesar.." ucap Kakashi yang melihat Bola Tanah yang melayang di Udara,
"Itu adalah bulan.." sahut Naruto yang telah tiba di tempat mereka.
"sudah berakhir.." lanjut Sasuke.

"Tersegel!!
Sekarang semua orang akan bisa hidup Bahagia selamanya!" ucap Naruto sambil mengacungkan jempolnya.
"Kau benar.." ba;as Sakura dengan senyuman.

Tiba-tiba...

"TUNGGU!! Apa yang akan kita lakukan? Bagaimana cara agar kita bisa keluar dari dimensi ini?" teriak Histeris Sakura dengan ketakutan.
"AAAAAAAAAAA...." bahkan Naruto juga ikut Histeris.

"Memang benar juga, dia agak bodoh.." ucap Son Goku dari kejauhan.
"Ghhhh...." Kurama hanya terdiam.

| Latar beralih ke tempat para Kage |

Luar biasa, semua Kage dari ke-5 Negara besar berkumpul dengan Rikudou Sennin.

Hokage 1, 2, 3, 4 (dalam wujud Edo Tensei)
Kazekage 1, 2, 3, 4 (dalam wujud Chakra)
Mizukage 1, 2, 3, 4 (dalam wujud Chakra)
Raikage 1, 2, 3 (dalam wujud Chakra)
Tsuchikage 1, 2 (dalam wujud Chakra)
dan, Rikudou Sennin, mereka semua berkumpul.

● Copyright by © "DNI" ●

Mereka membentuk sebuah Formasi Lingkaran dengan Rikudou Sennin di tengah dan terbentuklah sebuah Mantra Segel, lalu mereka memanggil sesuatu.

"KUCHIYOSE NO JUTSU"

*Booofffftttt...

tiba-tiba Naruto, Sasuke, Sakura, Kakashi, dan 9 Bijuu sudah terpanggil oleh jutsu Kuchiyose tadi dan berada dihadapan Rikudou Sennin, di tengah-tengah Segel.

"Selamat Datang kembali, Naruto.." ucap Minato ET.
"A-ayah..." Naruto tampak kaget melihat Ayahnya kembali.

Disisi Hashirama, pandangannya tertuju ke arah Madara yang terbaring dalam keadaan tak sadarkan diri juga terpanggil.

"Naruto, siapa dia?" tanya Sakura.
Naruto: "Dia adalah, Pertapa Tua, dan ini....."
"Bagus, mereka sudah datang.." sahut Rikudou Sennin.
"Aku gunakan Kuchiyose dengan 5 Kage sebelumnya.." lanjutnya.

"Aku juga memanggil kembali Kage dari masa lalu yang berada di alam lain, jadi mereka bisa membantuku.

"NARUTO DAN SEMUANYA, TERIMAKASIH SUDAH MENYELAMATKAN DUNIA INI" ucap bangga sang Sennin.

KEJAHATAN TELAH DIKALAHKAN!!!

Bersambung ke Naruto Chapter 691
Sebelumnya di Chapter 690
Akhirnya Naruto dan Sasuke berhasil menyegel Kaguya Ootsutsuki beserta Zetsu Hitam, mereka mengalahkan Kejahatan.
Kemudian mereka kembali bertemu Rikudou Sennin dan berkumpul dengan semuanya, para Kage terdahulu, 9 Bijuu, dan yang lain.
Apakah yang akan terjadi berikutnya???

● Copyright by © "DNI" ●

"Kakek Rikudou??" kata Sakura yang masih kebingungan dengan sosok Pertapa yang melayang di depannya.
"Ya, benar.." ucap Naruto kegirangan.

Perlahan, Mantra Kekkai dari Kuchiyose yang sebelumnya memanggil Mereka dan yang lain mulai menghilang.

* Apakah yang akan terjadi pada Naruto dan yang lain setelah mereka semua berhasil kembali dengan selamat setelah berperang dan menyelamatkan Dunia?!

Kakashi: bisa jadi ini... (ucap Kakashi dalam hati) "Kau seorang Legenda ..."
"Aku adalah Hagoromo Ootsutsuki, namun semua orang lebih mengenalku dengan julukan Rikudou Sennin (Pertapa Enam Jalan)." kata Hagoromo.
"meski begitu, k-kau,, melayang di udara?!" ucap Sakura dalam Hati.
Sakura: "Setelah semua yang terjadi, sepertinya tidak ada yang bisa mengejutkanku lagi. Jujur, aku sangat lelah."

Shodaime Raikage: "Melihat dari penamp[ilanmu, sepertinya semuanya berjalan dengan baik."
Shodaime Tsuchikage: "Dunia Ninja sudah banyak berubah semenjak sepeninggalan kami. Kesedihan yang baik.."
Shodaime Mizukage: "Ini adalah pertama kalinya aku bisa melihat semua Bijuu bisa berkumpul bersama."
Shodaime Kazekage: "Rikudou Sennin, huh.. membuatnya terdengar seolah-olah seperti sebuah Peri."
* ucap para Kage dengan Gembira.

"Jadi, ini seperti pada akhirnya.. huh... ke-5 Kage akhirnya dipanggil.. Dan menggunakannya untuk memanggil semua Bijuu dari Dimensi lain." ucap salah satu dari mereka.

"Tidak, nyatanya aku tidak bisa berbuat banyak. Itus emua berkat orang-orang dan teman-temanku."
ucap Kakashi.
"Dan.. teman lamaku yang hadir di alam bawah sadarku lalu memberikanku kekuatannya." lanjutnya.
"Meski begitu, kau mampu menunjukkan sifat kepemimpinanmu." balas Hagoromo.

"Kau telah melakukan peranmu sebagai Guru dari Naruto dan teman dari Obito. Meskipun kau hampir kehilangan dirimu sendiri, tapi jika bukan karena itu, kau tidak akan bisa menghentikan Ibuku." lanjut Hagoromo.

......................................

"O-ooii, Kurama!!!" teriak Naruto yang memanggil Kurama.
"Aku sangat merindukanmu, apakah kau juga Merindukanku..? ucap Naruto sambil berlari ke arah Kurama.

"Diam, aku sama sekali tak merindukanmu! Lagipula, kau kan sudah punya sebagian diriku di dalam tubuhmu." bentak Kurama.
Son Goku: "Hahahahaha...."

"Heh, coba lihatlah, Kurama sampai malu seperti itu. Tapi, momen seperti inilah yang telah lama ku tunggu." ucap Hagoromo.

"yaitu.. KELAHIRAN SEORANG NINJA YANG MAMPU MEMBUAT SEEKOR BIJUU MEMBERIKAN PERTOLONGAN MEREKA DENGAN SENDIRINYA." lanjut Hagoromo sambil memandangi Naruto sobat DNI.

"bukan hanya Bijuu, tetapi, Obito juga demikian, jika bukan karena Naruto... Karena dialah yang telah membawa Obito kembali pada impiannya." ucap Kakashi.
"Jadi begitu.. Yah, aku tinggal bertanya pada Obito jika aku kembali nanti. Ngomong-ngomong, apa dia masih disini?" tanya Hagoromo kepada Kakashi.
*Kakashi terdiam sejenak..

| Latar berada di alam bawah sadar Kakashi bersama Obito |

● Copyright by © "DNI" ●

"Aku adalah orang yang telah mengacaukan Dunia Shinobi.. Dan saat ini, aku tak tau harus berbuat bagaimana dan berkata apa kepadamu.." ucap Obito dengan sedih.

"Yahyah, tapi akhirnya aku bisa mengucapkan kata selamat tinggal sebagai teman, bvukan sebagai musuh. Hanya itu yang kubuthkan, dari seorang teman yang selalu terlambat karena dia sangat sibuk membantu dan menyelamatkan kehidupan." Kakashi tersenyum.

*wujud mereka berdua berubah menjadi anak-anak..

"Terimakasih Kakashi, sekarang aku harus pergi. Sampai jumpa..." kata perpisahan Obito.
"Lagipula, Rin juga telah menungguku." lanjutnya.
"Apa kau sudah memikirkan alasan mengapa kau terlambat menemuinya nanti?" tanya Kakashi.
"Aku sudah bilang kepadanya kalau aku pergi menolongmu, jadi tak masalah." balas Obito.
"Jadi begitu ya.. aku juga sama.. TERIMAKASIH.. OBITO..." ucap Kakashi.
Dan mereka pun lenyap.

| Latar kembali ke Dunia Nyata |
Tiba-tiba saja kedua Mata Kakashi yang sebelumnya dalam wujud Mangekyou Sharingan, berubah menjadi bola Mata Biasa, dan kemudian Kakashi pingsan.

"Guru Kakashi!" Sakura langsung menopang tubuh Kakashi yang lemas.
"Maaf Sakura..." ucap Kakashi.
"G-guru Kakashi, matamu??" Sakura menyadari jika Kedua Mata Kakashi kembali normal.
"Ya, kurasa julukan Kakashi di Sharingan sudah berakhir hari ini," balas Kakashi.

Pandangan Sasuke yang terkejut tertuju pada Tubuh Madara yang tergeletak.
Di dekat tubuh Madara sudah ada Hashirama Edo Tensei.

"Madara dulunya adalah seorang Jinchuuriki. Jadi sekarang setelah dia tak memiliki Bijuu di dalam tubuhnya, maka mustahil untuk menyelamatkannya." ucap Hagoromo.
"Dia sudah menduganya saat dia memutuskan untuk menggunakannya." bala Sasuke.

Sasuke.. Naruto, mereka berdua adalah pendahulu kalian. Lihatlah baik-baik selagi kalian bisa." perintah Hagoromo.
*Sasuke pun memalingkan wajahnya menuju Hashirama dan Madara.

"Hashirama..." ucap lirih Madara yang ternyata masih hidup.
"Ya.." Hashirama pun memjawabnya.

"Kita berdua sama-sama memiliki Impian yang ingin kita capai, tapi sepertinya kita tak bisa mewujudkannya." ucap Madara.
"Tak ada yang bilang kalau itu mudah..." balas Hashir4ma.
"Inilah batas dari apa yang sudah kita lakukan ketika kita masih hidup.. Itulah sebabnya kita meninggalkannya kepada generasi selanjutnya. Merekalah yang akan melakukannya untuk kita." lanjut Hashirama.
"Kau masih sangat Naif.. hahah, benar, kau memang selalu Optimis. Mungkin seharusnya aku juga begitu" balas Madara.
"Impianku telah berakhir, tapi impian kalian, masih belum.." lanjut Madara.

"Kau masih terburu-buru, tidak menjadi masalah jika impian kita belum terwujud. yang terpenting adalah, MEMASTIKAN BAHWA KITA MENGHASILKAN SEBUAH GENERASI YANG AKAN MEMBANTU KITA UNTUK MEWUJUDKAN IMPIAN KITA ITU." kata Hashirama.

"Ternyata sejak awal, memang Mustahil untukku.. Aku juga benci jika seseorang mengikutiku dari.. belakang..." ucap Madara.
"Aku jadi ingat ketika kita masih kecil dulu. Kau pernah berkata "Jika Shinobi takkan pernah tau kapan mereka akan mati", dan jika ada jalan untuk menjadi abadi, bagaimanapun juga.. Kita harus bertukar Gelas dan menjadi Saudara." ucap Hashirama dengan senyuman.

"Tapi, kita sekarang telah mati.. yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah saling bertukar gelas sebagai seorang teman.." kata Hashirama.
"Teman ya... yah, jika memang seperti itu adanya, aku takkan....." Madara sudah tewas sebelum menyelesaikan perkataannya.

Hashirama dan Sasuke yang melihat akan hal itu langsung menundukkan Kepalanya.

● Copyright by © "DNI" ●

"Sudah waktunya, MEREKA AKAN KU KIRIM KEMBALI!" ucap Hagoromo yang berencana mengembalikan semuanya dan menciptakan keseimbangan kembali.

Ditempat Naruto berada, Naruto yang mendengar perkataan Rikudou Sennin langsung melompat menuju sang Ayah, Minato (Edo Tensei).

"AYAH!!!" seru Naruto, tapi tertegun saat melihat keadaan Ayahnya yang tidak memiliki kedua lengan.
"Ohh ya, ada yang harus ayah beritahukan kepadamu.." ucap Minato.

"SELAMAT ULANG TAHUN"

"Kau telah tumbuh besar Naruto.." Minato merasa senang melihat Naruto.
"Ya, Terimakasih ayah.." balas Naruto.

"Disini bukan tempat kami, kami semua tak bisa tinggal lebih lama lagi.
Akan kuceritakan pada Kushina tentang semua ini.." ucap Minato yang menangis seiring dengan Tubuhnya yang mulai memudar.

"KATAKAN PADA IBU, JIKA MAKANKU BANYAK DAN AKU BAIK-BAIK SAJA. AKU JUGA SUDAH TAK PILIH-PILIH MAKANAN LAGI. AKU MENUANGKAN KECAP DAN MISO KEPADA TONKOTSUKU. AHH! DAN AKU JUGA TAK HANYA MAKAN RAMEN SAJA, AKU JUGA MANDI TIAP HARI DAN SESEKALI AKU PERGI KE PEMANDIAN AIR PANAS DI KONOHA. KALAU TAK SALAH NAMA PEMANDIANNYA ADALAH PEMANDIAN GAGAK ATAU SEMACAMNYA-LAH."

*Sakura dan Kakashi hanya tertegun mendengar perkataan Naruto.

"AHH, DAN JUGA, DAN JUGA.. AKU TELAH BERTEMAN DENGAN BANYAK ORANG, MEREKA SEMUA ADALAH TEMAN YANG SANGAT BAIK.
DAN, AKU JUGA TAK BEGITU PINTAR DALAM BELAJAR, TAPI.. ITU TAK MEMBUATKU PATAH SEMANGAT, YAAHH, MUNGKIN KARENA AKU MEMANG SELALU PERCAYA DIRI. AKU JUGA SELALU MENDENGARKAN NASIHAT HOKAGE KETIGA DAN GURU KAKASHI, AKU SNAGAT MENGHORMATI MEREKA. DAN MEREKA JUGA ADA DISINI, JADI AYAH BISA TANYA-TANYA PADA MEREKA SEKARANG."

*Sasuke, Hashirama, dan Hiruzen pun juga tertegun saat mendengar perkataan Naruto.

"AHH, DAN APA KABARNYA KETIGA SANNIN ITU?! AKU TELAH BELAJAR BANYAK SAAT AKU BERSAMA DENGAN PERTAPA GENIT. SEPERTINYA TAK BANYAK YANG BISA DILAKUKAN, TAPI DIANTARA KETIGANYA, PERTAPA GENIT LAH YANG MENURUTKU PALING KEREN. DIA YANG TERBAIK!!"

HARI INI, USIAKU MENGINJAK 17 TAHUN, JADI AKU TIDAK BANYAK MENGETAHUI SOAL GADIS DAN ALKOHOL, TETAPI IBU MENYURUHKU UNTUK MENCARI GADIS YANG SEHEBAT DIRINYA, ITU..
UHH, DAN JUGA SEMUANYA MEMANG TAK BERJALAN SESUAI DENGAN PESAN IBU, TAPI AKU AKAN BERJUANG DENGAN KERAS!!
AKU PUNYA IMPIAN... AKU INGIN MENJADI HOKAGE SEPERTI AYAH, DAN MUNGKIN LEBIH HEBAT LAGI, AKU AKAN MENJADI SEPERTI ITU!!!"

*Minatoi tersenyum bahagia dan dirinya mulai memudar dalam cahaya.

"JADI TOLONG SAMPAIKAN PADA IBU, BAHWA DIA.. TAK PERLU MENGKHAWATIRKANKU, AKU BAIK-BAIK SAJA."

Naruto pun menangis bahagia.

"Baiklah, akan kusampaikan semuanya pada Ibumu.." balas Minato yang akhirnya memudar dalam Cahaya Kedamaian.

PERPISAHAN MANIS YANG BERAKHIR BAHAGIA, DAN DIA MENGETAHUI SEMUANYA...

Bersambung di Naruto Chapter 692
Dari kejauhan, Rikudou, Sasuke, Kakashi dan Sakura melihat Naruto. Sebelum benar-benar berpisah, ada pesan yang Hokage Ketiga ingin sampaikan. "Kakashi, Sakura, Sasuke, Naruto! Setelah ini terserah kalian.." ucap Hiruzen

Melihat sang kakak disamping Madara, Tobirama tersenyum kecil. "Kakak, karena kita sudah selesai dengan Madara, mari kita percayakan sisanya kepada mereka, seperti yang Saru katakan" ucap Tobirama

Hashirama masih melihat Madara sebelum benar-benar menghilang. "Yeahh.." jawabnya santai menanggapi Tobirama. "Kalian berbeda dengan kami, kalian semua memliki akhir kisah yang berbeda, jadi.. aku harap begitu.. Uzumaki Naruto.. Uchiha Sasuke.." ucap Hashirama dalam hati melihat kedua penerusnya itu

Tampak dunia kini terang disinari matahari, sisa-sisa mayat Zetsu Putih berubah menjadi pohon dan menumbuhi tanah ditempatnya

Di sisi para Bijuu yang berkumpul kembali. "Dengan ini kita bebas sekarang, aku akan kembali ke Gua Layar Air, ukikiii!!" ucap Son Goku sembari tertawa. "Aku telah memutuskan untuk mengasingkan diri kedalam hutan.." ucap Kokuou menyambung perkataan Son Goku

"Pada akhirnya, pada akhirnya kita bisa kembali ke rumah kita masing-masing, ini seperti mimpi!" ucap Choumei tersenyum. Sementara Kurama bertanya pada Gyuuki, "Hachibi, apa yang akan kau lakukan nanti?". Gyuuki pun kaget. "Aku..? Entahlah.. Aku kira aku akan kembali ke tempat Bee setelah semua ini berakhir, aku sudah terbiasa sakit telinga karena Rap-nya.. kalau kau!??" jawab Gyuuki lalu langsung menanyakan balik pada Kurama

"Chakra milik kalian masing-masing telah mengalir sedikit demi sedikit ke Naruto" ucap kakek Rikudou. Bisa dibilan Naruto itu seperti tempat pertemuan kalian, kapanpun ada hal yang ingin kalaian bicarakan, kalian semua bisa bertemu dan berbicara satu sama lain menggunakan chakra kalian yang ada didalam Naruto.." lanjut sang kakek

"Kurama, aku ingin kau merawat dan menjaga tempat pertemua itu, jadi kau harus tinggal didalam Naruto.." perintah Rikudou pada Kurama. "Kau tidak keberatan dengan hal itu kan..?"

"Baiklah, kalau kau bilang seperti itu, rasanya aku tak punya pilihan lain" ucap Kurama, Naruto pun tersenyum mendengarnya

"Naruto dan Sasuke.. apa pertempuran dengan Kaguya ibuku, mengubah jawaban yang telah kalian berikan?" tanya serius Rikudou pada keduanya

Sasuke diam mendengar pertanyaan dari Rikudou, entah apa yang pikirkan, ia tak langsung menjawabnya.

Sedangakan Naruto, ia tanpa beban dan dengan cepat menjawab pertanyaan itu. "Tidak, jawabanku masih sama.. aku tahu kau mungkin tidak menyukai ini, tapi selama pertempuran dengan Kaguya, aku berpikir.. Ibuku, Kushina Uzumaki benar-benar orang yang baik dari dasar hatinya." ucapnya tersenyum, Sasuke masih diam melihat jawaban Naruto. "Kaguya.. berbeda dari orang-orang yang pernah aku hadapi selama ini, rasanya seperti.. dia tidak memiliki hati" ucap Naruto

"Pada awalnya, ibuku Kaguya memiliki kepercayaan orang-orang, mereka melihatnya seperti seorang Dewi yang hangat dan penuh perhatian, aku tidak tahu apa yang membuatnya berubah menjadi sesuatu yang disebut sebagai 'Iblis', tapi sepertinya setelah dia memakan buah chakra.. sesuatu pasti telah terjadi" ucap Rikudou mengenai ibunya

"Apapun alasannya, kau berbeda dari ibuku, meskipun dengan chakra dari semua Bijuu, kau tidak menjadi seperti dia" kata Rikudou sambil melihat Naruto didepannya

"Sekarang yang tersisa.. adalah menghilangkan Mugen Tsukuyomi.." masih ucap Rikudou. "Bagaimana caranya melakukan itu? Apa kau juga akan membutuhkan kekuatan kami?" tanya Kurama

"Tidak, tidak perlu, dengan Naruto yang memiliki chakra dari semua Bijuu.. dan Sasuke yang memiliki Rinnegan, mereka berdua bersama-sama melakukan penyegelan harus benar-benar melepaskan jutsu.." jelas Rikudou

"Wah.. kedengarannya lebih mudah dari yang kubayangkan" ucap Kurama. "Aku sudah meneliti bagaimana menghilangkan Mugen Tsukuyomi sebelumnya.. aku yakin hal itu, lalu kami datang untukmu.. Sasuke.." ucap Rikudou menengok kearah Sasuke

Sejenak Sasuke berpikir. "Kukira begitu.. tapi pertama-tama.. aku akan menghabisi kelima Kage yang masih berada didalam Mugen Tsukuyomi..." ucapnya, dengan wajah yang penuh dengan kebencian

Mendengar kata-kata Sasuke yang diluar dugaan, semua begitu kaget, namun berbeda dengan Naruto, ia menatap serius kearah Sasuke, seakan ia sudah tahu apa yang akan rekannya itu lakukan

"Apa sebenarnya maksudmu.. Sasuke?" tanya Kakashi raut wajah serius. Sakura yang disamping Kakashi juga kaget melihat Kakashi yang sepertinya marah kali ini

Sasuke fokus pada Rinnegannya. "Lebih dari itu, para Bijuu.. aku akan menempatkan kalian semua dibawah kendaliku!!!" ucapnya serius dengan nada tinggi

"Apa maksudmu hah!!!" teriak Kurama mendengar perkataan Sasuke, ia hendak memukulnya, namun belum sempat pukulannya sampai ke Sasuke, mata Kurama tiba-tiba berubah menjadi Rinnean yang sama dengan Sasuke, begitu juga dengan Bijuu yang lain, teryata mereka telah dikontrol oleh Sasuke..

"Para Bijuu telah jatuh dibawah genjutsunya!!" ucap Rikudou melihat apa yang dilakukan Sasuke. "Dan dia melakukannya hanya dalam sekejap.." tambahnya dalam hati

"Naruto.. jadi seperti yang kuduga.. akan jadi seperti ini, tidak ada pilihan lain selain menyerahkannya padamu sekarang, aku sudah sampai pada batasku untuk berada di dunia ini.. sebentar lagi aku akan menghilang.." ucap Rikudou pada Naruto

"Yeah.. anda mungkin juga tidak menyukai ini kakek Rikudou, tapikami tidak akan berakhir seperti anak-anakmu..!"
jawab Naruto. "Aku bukan Ashura, dan Sasuke juga bukan Indra!"

"Sasuke.. apa yang ingin kau lakukan.. apa yang ingin kau capai dari pertarungan ini?" Aku ingin mendengar apa yang sebenarnya kau pikirkan" pikir Rikudou dalam hatinya melihat Sasuke

"Sasuke! Apa itu adalah mimpimu saat ini! Apa kau masih berkata hanya menginginkan balas dendam..!?" teriak Kakashi. "Sasuke-kun!" ucap khawatir Sakura

"Meski memang aku pernah sekali menginginkan kehancuran, dan satu-satunya tujuanku adalah balas dendam, sekarang berbeda situasinya" jawab Sasuke pada Kakashi. "Karena sesuatu yang telah dihancurkan selalu dapat diperbaiki dan dibangun kembali, penduduk terbebas dari cengkraman dan penjajahan kegelapan, apa yang kuinginkan adalah membentuk kembali dunia shinobi.." ucapnya

"Untuk apa aku dipanggil, untuk apa aku selanjutnya, itu dia.. Revolusi.." ucapnya dengan pandangan menyeramkan. Kakashi bingung. "Apa kau mengatakan revolusi..!?" pikirnya

Rikudou mengingat perbincangan dengan Sasuke sebelumnya. "Semua para Kage sampai sekarang.. mereka membuat situasi ini, jadi aku akan menjadi Hokage dan mengubah desa.." ucap Sasuke saat itu. "Apa maksudu sebenarnya saat kau bialng 'Hokage'?" tanya Rikudou". "Jika kau sungguh ingin tahu.. maka aku akan mengatakan padamu.."

CHIBAKU TENSEI!! Mengejutkan, Sasuke melakukan teknik itu, semua tanah yang menjadi pijakan terangkat, dan dengan itu aSsuke sepertinya ingin mengurung para Bijuu.

"Naruto.. tolong kami.." ucap Kurama dengan kesadaran yang tersisa, ia mulai terbungkus oleh teknik milik Sasuke tersebut

"Aku akan mengeluarkanmu dari sana, apapun resikonya.. jadi tolong bertahan dan tunggu aku!!" ucapnya pada Kurama, ia menuju tempat Sasuke

Sembilan bola besar yang dilapisi tanah terbentuk diudara, bola itu mengurung satu-persatu para Bijuu. "Selama berjalannya perang ini, aku jadi terbiasa menggunakan kemampuan Rinnegan, dan sekarang.. semya orang yang menghalangi jalanku telah hilang, semuanya.. kecuali kau, Naruto.." ucap Sasuke

"Jadi.. dia juga tak belajar, mempercayakan hanya pada satu dari mereka dengan kekuatan menghasilkan Indra dan Ashura dimasa lalu, dan mempercayakan kekuatan pada mereka berdua saat ini membuahkan hasil yang sama.." ucap Rikudou melihat Naruto dan Sasuke

"Tidak.. permusuhan antar saudara.. aku akan mengakhirinya disini..!!" ucap Naruto dengan penuh keyakinan, mereka berdua kini saling berhadapan

Bersambung ke Naruto Chapter 693
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!