Wednesday, 6 August 2014

Sebelumnya di Chapter 687
Obito akhirnya lenyap karena Serangan Kaguya. Obito juga menitipkan cita-citanya pada Naruto untuk menjadi Hokage.
Kemudian Naruto juga berhasil menebas lengan kiri Kaguya yang juga menjadi tempat Zetsu Hitam bersandar ditubuh Kaguya.
Lalu bagaimanakah kelanjutannya??
?

| Perbincangan Obito dan Rin dalam wujud anak-anak di Alam lain masih berlanjut...! |

Obito terus memegangi Tangan Rin,,
"Rin, kau memang akan menungguku sedikit lebih lama.." ucap Obito.
"Obito...." Rin hanya terdiam.
"Setidaknya saat aku pergi ke Dunia, mungkin diperlukan beberapa waktu, tapi.. jika seperti itu, aku ingin melakukannya dengan cara ini.." lanjut Obito.
"Siapa yang telah membuatmu mengulur waktumu?" tanya Rin.
"Kakashi....." jawab Obito.

Rin melepas genggaman tangan Obito..

"Aku harus sendiri denganmu, aku tak ingin merusak segalanya dnegan membawa serta dia.
Dia tak harus datang kesini, yang hanya bisa ia lakukan nantinya adalah menjadi Orang-Orangan Sawah di Lapangan.
Dan hal itu membuatku kesal!" ucap Obito.

"Meskipun semua masalah yang kau miliki dengannya, kau masih menjadi teman baiknya bukan?" ucap Rin dengan Senyuman.
"I-itu tidak benar! Kami seperti Air dan Minyak" balas Obito.

"Hihihi..." Rin hanya tertawa.
"Kau bisa segera kesana, Chakra kita memiliki kekuatan untuk menghubungkan Kedua Dunia," terangnya.
"Aku akan pergi memeriksa Kakashi keluar..." ucap Obito dengan meng-Aktifkan Kedua Mangekyou Sharingan.

"Aku akan selalu menunggumu disini..." ucap Rin.
"Maaf Rin, aku akan segera kembali!" kata Obito sambil pergi dengan Kamui.

| Latar beralih ke Medan Perang Dimensi Kaguya |

Terlihat Kakashi yang hanya berdiri. Kemudian muncul asap disebelah Kakashi yang langsung membelenggu Kakashi.

| Latar beralih ke DImensi Obito |

Munculah Obito dari Kamui miliknya. Obito dan Kakashi juga dalam wujud anak-anak.
"Obito.....!" kaget Kakashi.
"Dia kembali untuk memperingatkan agar kau tidak datang ke Dunia lain dengan cepat, kau tahu." balas Obito.

"Lagipula, aku juga pernah memberimu Mata sebagai Hadiah saat kau menjadi Jounin, akan sangat menyebalkan jika itu kembali padaku." ucap Obito.
"Obito, kau..." ucap Kakashi yang masih kebingungan dengan situasinya.
"Lalu, ini bukan berarti aku akan tinggal di Dunia mu lagi.. Lupakan saja hal itu, sesaat tadi aku juga sudah bilang pada Naruto agar dia menjadi Hokage." lanjut Obito.

"Masalhanya adalah, aku bilang pada Naruto untuk menjadi Hokage yang ketujuh, Kakashi, kau lah yang akan menjadi Hokage Keenam." ucap Obito.
"Kau belum lupa kan kalau kau ini sangatlah Terkenal....?" lanjut Obito.
"KAKASHI SI SHARINGAN"

(Saat Kakashi tersadar dan membuka kedua Matanya, tiba-tiba Matanya sudah dalam wujud Mangekyou Sharingan)

| Latar beralih ke Medan Perang Dimensi Kaguya |

PUCK...
Potongan lengan Kaguya yang terdapat Zetsu Hitam di dalamnya terjatuh ditanah dan langsung tertancap Pancang Besi Hitam.
"A-aku tidak bisa bergerak..." ucap Zetsu Hitam.

Ternyata Naruto yang telah menahan pergerakan Zetsu Hitam.
Sementara itu Sasuke terus menyerang Kaguya dengan Susano'onya, tapi Kaguya berhasil memukul balik Sasuke dengan Lengan Chakra serangan Kaguya.

Pedang Susano'o Sasuke sempat menyerang Kaguya, namun Kaguya berhasil menghindarinya dengan luka parah di Lengan Kirinya. Sementara itu Sasuke juga terpental jauh.

"Ayo kita lakukan bersama!!!" teriak Naruto.
"Baiklah..." seru 9 Bijuu (Ichibi-Kyuubi) yang ada di Tubuh Naruto bersama-sama.

"SAGE ART: SUPER TAILED-BEAST RASENSHURIKEN"
(Teknik Sennin: RasenShuriken Chakra Bijuu Super)

Luar biasa Sobat DNI, Naruto dan 8 Bunshin lainnya membuat Rasenshuriken besar yang masing-masing tercipta dari Chakra 9 bijuu.

- Ichibi (Ekor 1) dengan "Jiton: Rasenshuriken"
- Nibi (Ekor 2) dengan "Katon: Rasenshuriken" (Api biru)
- Sanbi (Ekor 3) dengan "Suiton: Rasenshuriken"
- Yonbi (Ekor 4) dengan "Youton: Rasenshuriken"
- Gobi (Ekor 5) dengan "Futton: Rasenshuriken" (maybe)
- Rokubi (Ekor 6) dengan "Suiton: Rasenshuriken" (Air yang dikelilingi Gelembung)
- Shichibi (Ekor 7) dengan "Rasenshuriken Rinpungakure" (dikelilingi Bubuk Kristal)
- Hachibi (Ekor 8) dengan "Bijuudama: Rasenshuriken"
- Kyuubi (Ekor 9) dengan "Bijuudama: Rasenshuriken"
Masing-masing kemmapuan Chakra Bijuu bersinergi dalam serangan Rasenshuriken Naruto, menakjubkan!!!

Naruto langsung melempar ke-9 Rasenshurikennya tersebut. Sementara itu Kaguya sudah ebrsiap-siap.

BLAAARRRRR...
Ledakan besar terjadi di area Kaguya yang terkena Serangan Naruto.
"Arrrgghhh" Sasuke masih terpental jauh.
"Bagus sekali Naruto!!" seru Sakura.

Tak berapa lama, terlihat Kaguya masih dalam keadaan baik-baik saja, sementara itu serangan Naruto lenyap yang ternyata berhasil Kaguya serap.
Dan kemudian bagian lengan kiri Kaguya yang terpotong bereaksi.
Muncul sesuatu yang ternyata adalah perwujudan dari 9 Bijuu (Ichibi - Kyuubi)
"Tak mungkin ibu, i-ini..." Zetsu Hitam pun juga terkejut.

Benar saja, Kaguya mengeluarkan sebuah bola Chakra yang menggumpal dan kemudian memadat, lalu terdapat kepala dari 9 Bijuu.
"Apa ya yang besar itu? kira-kira mirip hewan apa? apa itu Rubah? Rakun? Luwak, ataukah Kelinci?" Naruto bertanya-tanya.
"Sudahlah, siapa peduli. Ini justru membuatnya semakin mudah untuk mendekat dengan wujud besarnya, kita akan mudah menyegelnya." terang Sasuke.

"Apa itu Humanoid? Makhluk itu tidak menjadi Juubi dibawah Kendali Ibu." ucap Zetsu Hitam.
"Apa mungkin ini gara-gara serangan Naruto yang sebelumnya? Binatang buas itu dipanggil dan digabungkan menjadi seperti itu? Makhluk itu belum Stabil." lanjutnya sobat DNI.

Tiba-tiba, Makhluk Humanoid itu langsung melancarkan serangan dengan menjulurkan beberapa lengan dan mengarah ke semuanya.
Salah satunya mengarah ke Naruto dan Sasuke.
DUUUAAKKK..
Tapi Naruto Bunshin berhasil melindungi mereka dengan mementalkan mereka berdua, alhasil Salah Satu Lengan Raksasa itu mengenai Naruto Bunshin dan langung melahapnya.

"Sasuke, HIndari Lengan Raksasa itu, itu akan melahapmu. Serangannya cepat sekali." seru Naruto.
"Ya, aku tahu!" balas Sasuke.

Kemudian salah satu lengannya mengarah ke Sakura.
Sakura: "Aaaahhhh...!"
Naruto: "...........!!"

Sakura berusaha menghindar tapi jangkauan lengan itu terlalu luas.
"Sasuke, gunakan teknikmu untuk Sakura!!!" seru Naruto.
Sasuke langsung Fokus dengan mata Kirinya.

Lalu sebuah Telapak Tangan Susano'o menggenggam serta menyelamatkan Sakura dan membawanya Terbang.

"Bagus Sasuke....." ucap Naruto.

......

"Ehhhh..." Naruto mulai menyadari jika itu bukan Susano'o Sasuke.
"Susano'o siapa barusan?" tanya Sasuke.
"Apa-apaan ini...?!" Zetsu Hitam juga Terkejut.

"G-Guru Kakashi....?!" ucap Sakura.
(ternyata yang menyelamatkan Sakura adalah Kakashi yang kembali dengan Kedua Mangekyou Sharingan dan mengaktifkan Susano'o)
"Terimakasih Obito..." ucap Kakashi dalam Hati,

"Ini tak mungkin, mustahil!!!" ucap Sasuke Keheranan.
"Keeerreeennn, jadi itu alasan dia disebut sebagai "Kakashi si Ninja Peniru"? Kakashi di Sharingan, bukan begitu Guru??" ucap Naruto.
"Tapi.. dia tak harus memiliki Sharingan..." lanjut Sasuke.

Kakashi tampil dengan Susano'o sempurna dan terdapat goresan luka di mata sebelah kiri layaknya dia.

"Tetap Awasi Mereka.
Inilah saatnya, aku akan melindungi mereka dan melindungi Dunia!!!" seru Kakashi.

NASIB DARI SI MATA "SHARINGAN" AYO UKIR KEMBALI MASA DEPAN!

*** Bersambung ke Naruto Chapter 689 ***

Wednesday, 16 July 2014

• Situasi dalam Dressrosa masih
belum berubah, perang masih
terus bergejolak.
Sementara itu Doflamingo sang dalang
dari ini semua hanya duduk
santai sambil mengamati situasi, kemudian Bellamy
yang sudah lama tak terlihat
muncul kembali dìhadapan
Dofla dan bertanya mengenai
kejadian sewaktu di koloseum
“Aku sudah tak bisa menahan
emosiku”
: gumam Bellamy
“Mengapa kau datang kemari?
Mungkinkah kau membawa
Kepala Topi Jerami untukku?”
: Tanya Dofla
“Kenapa kau mengirim
Dellinger untuk membunuhku.
Apa benar itu adalah perintahmu?
Apakah kau sudah tak menginginkan
apapun lagi dariku...”
: Tanya balik Bellamy dengan penuh
emosi dan tangan yg sudah
mengepal
→ Bounty Bellamy : 195 jt berry
“fufufu... kau sudah
mengetahui nya kan...
Bellamy... Kau dan aku
memiliki suatu Keinginan yang
berbeda !!
Sejak dari awal tujuan kita tidaklah sama...!!
Kau hanya ingin menjadi
seorang bajak laut tetapi aku..
Aku berbeda.. Semuanya akan
baik baik saja bagiku selama
aku bisa menghancurkan dunia ini”
: Ucap Dofla dengan senyum jahatnya
→ Bajak laut, Shicibukai, Raja
Dressrosa, Joker dan yg
lainnya kemungkinan adalah
peran peran yg Dofla gunakan
untuk bisa menghancurkan
Dunia.
Apapun perannya tak akan jadi masalah bagi Dofla
selama dia bisa mewujudkan
tujuannya itu, Yg mempunyai kekuasaan sebagai keturunan Tenryubitho.

• Sementara itu, dilantai kedua
Bukit bunga, Opsir Dofla
terlihat telah turun tangan
untuk menghadang Para
Petarung Koloseum yg tak
terbendung.
Yang pertama kali diperlihatkan adalah Dellinger yg sedang menghadang laju Suleiman
“Menyingkirlah dari sana, bocahl! ”
: Ucap Suleiman
“Kami harus cepat cepat melaju ke
depan”
“Kyaa!”
: tanggap Dellinger dgn
ciri khasnya
“Hey... Apa orang yg sedang kulihat ini?
Suleiman si "Pemenggal" ...!!”
• Dellinger bersiap menyerang,
tubuh Dellinger menjadi
terlihat ada banyak
disekeliling Suleiman,
Sebuah Bunshin kah? Ah tidak,
sepertinya itu karna efek kecepatannya yg luar biasa
“Sungguh nama yang
mengerikan. Sudah berapa
orang yg kau penggal? 100?
1000? Mereka para musuh
dimedan perang akan
dieksekusi, kan?”
: Ucap Dellinger sementara Suleiman
tercengang
“kyaa, Aku juga
suka mengeksekusi...

: Ucap Dellinger dengan raut wajah
yg mengintimidasi
• CLEB xD Tanduk Dellinger
berhasil menusuk perut
Suleiman sampai tembus dan
membuat Suleiman berdarah
dan terjatuh, sementara
Dellinger terlihat sangat puas
“Kyaaaaa”
“Suleiman!”
: teriak Blue Gilly yang ada didekatnya yang sdg
meladeni para Keroco
“Seorang Opsir keluarga?”
: gumamnya .
sementara Dellinger tersenyum
dengan lidah menjulur keluar untuk menjilat darah Suleiman yg menempel
• Tak hanya Dellinger, tetapi
ke 4 Opsir yang lain pun mulai
menampakan dirinya
“Waspadalah terhadap para Opsir!”
: Peringati Blue Gilly
• Sementara itu Chinjao yang
berada paling depan kini terus
menjauh dan mencoba
memanjat dinding untuk
sampai ke lantai 3
“Hyahohoho, sudah terlambat,
aku akan ke sampai lantai 3
sebentar lagi”
: Ucap Chinjao sambil menjatuhkan para keroco yang mencoba
menghadangnya
“Tak ada gunanya menyebarkan
pasukanmu didinding!”
: ucapnya sambil terus
memanjat, Tapi Tiba tiba ada yg berbeda dengan dinding yg sedang dia panjat
“hm? mengapa dinding
yg satu ini mengembang?”
: herannya
“Aku tak akan
menyentuhnya jika aku jadi
Kau 'Landmine Punk' ”
: Ucap Gladius dari bawah
• DUARR! Dinding tersebut
ternyata telah dipasangi
jebakan oleh Gladius dengan
kemampuan DF nya.
Chinjao yang sudah susah payah
memanjat pun harus terjatuh ke lantai 2 kembali
“Kakek!”
: Ucap Boo dari bawah
yang khawatir akan
kakeknya itu, namun justru
dia sendiri juga dalam bahaya
besar, tanpa dia sadari
Machvise sudah berada diatasnya dan bersiap menimpahkan tubuh besarnya itu ditambah dgn kemampuan DF nya yg bisa menambah
berat badan
“10 Ton Vice”
: BAAM! Boo pun tertindih oleh beban seberat 10 Ton sampai-sampai tanah
disana pun ikut hancur
“Gyahaha, rasakan itu
brengsek! Itulah kekuatan
para Opsir keluarga”
: Teriak para keroco
• Setelah Suleiman dan Chinjao,
Orlumbus pun dihanjar oleh
Lao G dengan pukulannya
'HODA' , begitu juga dengan
Dagama yg dihajar oleh Baby 5
dengan tendangan pistol nya 'REVOLVER LEG'
“kalian tak akan bisa
melangkahkan kaki kalian lagi
kesini”
: Lanjut para Keroco

• Sementara itu disebuah kota
bernama 'Sebio' yg berada
disebelah selatan Dressrosa ,
kericuhan akibat teknik
parasit Dofla masih terus
berlanjut.
Terlihat seorang yg terkena parasit sedang dicoba untuk dihentikan oleh
beberapa orang
“kita berhasil menangkapnya!
Cepat ambilkan tali!”
: Ucap orang" yg mencoba
menghentikan orang tersebut, Seorang Pria berhasil
menghentikan orang itu
namun Pria itu mendapatkan
luka tembak dari orang
tersebut
“juga ambilkan peralatan obat. Ada yang terkena tembakan”
“Aku minta ma'af, aku minta
ma'af!! ...Terima kasih!
Aku hampir saja membunuh
Keluargaku! Aku sangat
ketakutan!”
: Ucap orang yg terkena parasit tadi sambil tak bisa menghentikan air
matanya .
Tangisan demi tangisan terus
mengalir, para angkatan laut
dan orang orang yg tak
terkena parasit berusaha
menangkap mengikat orang"
yg terkena parasit agar tidak memberontak lagi.
Mereka terus menangisi atas perbuatan yg telah mereka lakukan yg sebenarnya bukan atas
kehendak mereka
“Aku merupakan salah satu
yg ikut dalam membakar
Kota, aku minta ma'af”
“Aku telah menikam
temanku. Sialan!”
“Jangan menyalahkan dirimu
sendiri! Kalian semua telah
dikendalikan oleh Doflamingo”
: Ucap seorang angkatan laut
“Cepat atau lambat, kita harus
mengakhiri game ini...”
: Tiba tiba datang seseorang
ke tempat itu
“Aku tau dimana Raja Riku berada, dia bersama si Bintang Lima God
Usopp”
: Semuanya langsung bersiap-siap ke tempat yg dikatakan
orang tadi
“Kita hanya perlu
menangkap mereka, jangan
lukai mereka dalam kondisi
seperti apapun...
Kalau tidak, game ini akan terus berlanjut sampai semuanya mati”
“Ayo kita tangkap Raja Riku
dan God Usopp sebagai tawanan..
Kita bisa memancing
keluar yg lainnya dengan 'tawanan' ini ! Pergilah, beritahukan ini keseluruh Negri!! Mari maju menuju
Plateu Raja”

• Sementara itu di Pabrik
Smile, didalam pabrik para
Tontatta terlihat disiksa karna
salah satu tangki SAD terjatuh
“Cepat benarkan kembali
tangki SAD ini dan juga
perbaiki.
Apakah kalian tak
ingin penyakit Putri Manshelly
disembuhkan”
“Gyaa”
: Teriak para Tontatta yg
terkena cambuk
“Ngomong ngomong ada apa
dengan Goncangan besar yg
barusan terjadi itu?”
: tanya salah seorang Tontatta
“Itu adalah sesuatu yg tak
perlu kalian ketahui”
: ucap pengawas
“Apakah Penduduk Dressrosa
baik baik saja? Apakah Green
Bit baik baik saja?”
: Tanya Tontatta lagi
“Haaahh? Diamlah dan terus
bekerja”
: Teriak si pengawas
sambil mencambuk Tontatta
tersebut
“Gyaaaa”
: teriaknya kesakitan
“Yang perlu kau pikirkan adalah bagaimana caranya membuat smile
secepat yg kau bisa...
Bekerjalah yang benar, dasar
kurcaci bodoh”
: Sementara si pengawas sibuk
memarahi Tontatta tersebut,
dari belakang Jendela terlihat
terdapat tulisan yg ditujukan
untuk para Tontatta
“hmm? Itu..?”
: Gumam para Tontatta
→ dalam Jendela itu
bertuliskan
'Buka kuncinya dari dalam'
“Kata kata itu... Mereka adalah
Pink Bees (Lebah Pink)”
: Ucap sadar para Tontatta yg
memang kata kata dari balik
jendela itu disusun oleh
segerombolan lebah
“Bian! Inhel! Wicca”
: Gumam para Tontatta dari dalam pabrik yg melihat teman"nya yg berada diluar itu
“Mereka menyadarinya, Bian!”
: Ucap Inhel
“Pink Bees, Kata selanjutnya”
: Perintah Bian
→ Kata tersebut adalah
'Kita telah ditipu'
“Eh? Kita telah ditipu?”
“Apa yg mereka bicarakan?”
: Gumam para Tontatta dalam
pabrik
“Hey? Mau sampai kapan
kalian berdiri sana! Cepatlah
kembali bekerja!”
: Ucap Penjaga sambil bersiap mencambuk
→ Kata kata selanjutnya
'Bertarung'
“Tentang penyakit tuan putri?
Doflamingo hanya menipu kita?
Aku tak tau apa yg
sebenarnya terjadi, tetapi satu
hal yg kutahu...”
: gumam si Tontatta itu sambil mulai emosi
“Teman tak akan bohong”
: Sambil menyerang si pengawas
“Tutup mulutmu, bawahan
bodoh!!”
: Hajarnya sampai
bonyok meskipun hanya
sekali tendang
“Bagus! Mereka mengerti!”
: Ucap senang Inhel

• Scene kembali beralih ke
Lantai 2 Bukit bunga,
Cavendish yg sebelumnya
merencanakan sesuatu dgn
Luffy akhirnya muncul
kembali, setelah berpisah dengan Ucy kini mereka
bersama Caven menaiki farul
sang Kuda putih miliknya
“Jika kita menangkap para opsir...
Pastikan untuk
membuat mereka terkurung”
: Ucap Caven
“Aku akan memotong dinding masuknya untuk membuka Jalan”
“Aku akan menghajar orang
orang jahat itu”
: Sambung Luffy
“Dan aku akan memanjat
untuk sampai ke lantai 3”
: Ucap Caven sambil menengok ke belakang namun langsung
kaget karna lagi lagi ada
penumpang tak diundang
yaitu Kyros yg duduk
dibelakang Luffy dgn
santainya
“Tunggu seben... Kenapa jadi
lebih satu orang! Siapa kau?”
: tanya Caven Geram
“Ah! Paman Prajurit! Baguslah,
aku juga sedang mencarimu”
: Ucap Luffy yg juga baru sadar
“bagaimana caranya kau bisa
naik kesini?”
: Tanya Caven
“Aku mengikuti kalian dengan
melewati jalan yang dibuat Luffyland”
“Apakah kau menguntit kita
atau semacamnya?”
: Ucap Geram Caven
“Yang lebih penting lagi, kita kelebihan beban!! Cepat turun sana!”
“Kita akan menemui Rebecca!”
: Sela Luffy dengan santainya
“Rebecca berada di garis musuh?
Kenapa kau tak
menghentikannya ?!”
: Teriak Kyros geram
“Apa kau mendengarku?!”
: Teriak Caven yg dari tadi
geram terus
“Dia menunggu untuk
bertemu kita di ladang bunga
matahari pada lantai ke 4”
: Ucap Luffy
“Bagaimanapun juga Dia
termasuk kedalam Daftar orang yg harus ditangkap”
: Ucap Kyros yg khawatir
“Dia akan baik baik saja!
Dia bersama salah seorang
nakamaku... Ngomong
ngomong Ossan (paman)
mengapa kau mencoba
bertarung ke garis depan seperti ini?”
: tanya luffy
“Seekor sapi memiliki
Punggung yg lebih besar...”
: gumam Luffy yang sepertinya
membandingkan farul dengan
Ucy, tapi kenapa Sapi?
Di mangastream nya emang begitu (Cow) mungkin karna
Ucy yg selalu bersuara
"Moo"
jadi Luffy menganggapnya
seekor Sapi
“Dengarkan ini! Kuda
kesayanganku Farul dapat
berlari cantik jika hanya
dinaiki 2 orang penunggang”
: Ucap Caven yg masih
mempermasalahkan perkara itu
Kyros pun menjawab
pertanyaan dari Luffy tadi
“Tak peduli situasinya berubah
jadi seperti apa...
Aku hanya memiliki 1 hal yang ingin
kulakukan terhadap Opsir tertinggi keluarga.
Disana terdapat seorang pria yg ingin
kubunuh dengan tanganku
ini.. Tak peduli bagaimanapun
caranya..”
→ Pria yg dimaksud adalah
Diamante sebagai ajang balas
Dendam karna telah
membunuh Istrinya 'Scarlet'
“Kau tak berencana untuk
mati kan, Ossan?”
: Tanya Luffy
“Jangan bodoh, aku tak
berencana untuk kehilangan
tubuh manusia ini!!”
: Jawab Kyros
“Kalau begitu baguslah”
: Ucap Luffy
“Tak ada yang bagus mengenai
hal ini. Cepat turun sana!”
: Ucap Caven yg masih saja sibuk
“Kau berisik sekali! Kenapa
tidak kau saja yg turun?”
: Ucap Luffy xD
“Apa yg kau katakan
barusan? Ini benar benar
buruk! Kurasa memang hanya inilah yg bisa diharapkan dari
Generasi Terburuk”
: Ucap Caven yg sibuk menoleh kebelakang untuk memarahi Luffy “Perhatikan sekitarmu! Tetap
fokuskan mata pada Jalan!”
Ucap Kyros
“Eh?”
: gumam Luffy yg
melihat sesuatu didepannya
• Ternyata dihadapan Luffy cs
tengah berkumpul para
petarung Koloseum yang
sedang berhadapan dgn
Bawahan Dofla.
Petarung yg tadi sempat dikalahkan pun juga terlihat ada disana dgn
kondisi yg cukup baik.
Dan entah ada angin apa mereka
yg awalnya rebutan untuk
siapa yg akan mendapatkan
kepala Doflamingo kini bekerja sama untuk membukakan jalan bagi Luffy “Teruslah maju kedepan
mugiwara! Kami akan
menahan orang orang ini!”
“Apa yang terjadi dengan
mereka?”
: Kaget Machvise
“Padahal tadi mereka
bertarung secara tak teratur
dan saling berebut posisi”
: BegituPun dgn para Keroco
“apa? Apa yg terjadi dgn
kalian?”
: Teriak Luffy
“Gamahaha!! Itulah mengapa
aku disebut sebagai 'Ahli
strategi' gama!! Ini adalah
perang!! Ketika awan gelap
mengamuk! Maka tak akan
ada seorang pun yg bisa menjangkau puncaknya”
: Ucap Dagama
“Ini adalah tugas kami untuk
mengantarkanmu maju
kedepan”
: Ucap Hajrudin
“Pastikan kita berhasil
mengantar mereka pada
tujuannya, Cavendish”
: Ucap Sai
“Hei! Hei! Aku bukanlah kusir
kuda pengantar barang yg bisa
kau suruh seenaknya”
: Ucap Caven
“Kita harus memenangkan
PERANG ini”
: Ucap Elizabello.
Ditengah tengah perbincangan mereka Dellinger kembali
muncul dan langsung
menyerang Dagama yg
sepertinya sdg melindungi
Luffy cs
“Percuma saja...”
: Dellinger menanduk tubuh
dagama dan terlihat dagama
sangat kesakitan
“Daruma!”
: Teriak Luffy xD
Dengan lapisan tubuhnya yg
gemuk dan daya tahannya,
Dagama mencoba menahan
Dellinger yg tersangkut di tubuhnya
“Hm? Hey Lepaskan
aku! Sialan!”
: Ucap Dellinger yg kemungkinan ingin langsung mengincar Luffy
“Gamahaha... Teruslah maju
sampai ke puncak”
: Ucap Dagama layaknya seorang
pahlawan
• melihat tekad mereka yg
kuat Luffy dan Caven pun
mulai melancarkan
serangannya dan menyapu
habis para keroco yg
menghalangi jalan bagi farul.
Cavendish dgn teknik
'Biken Zan Exupery' dan Luffy dgn
teknik 'Gomu Gomu no Gatling'
Para Keroco masih tak percaya
dgn para petarung yg saling
bekerja sama
“Sialan! Orang orang yg tadi saling berebut posisi... Sekarang telah bersatu dan datang bersama sama”
: Para Petarung akhirnya
mengesampingkan ego masing-masing dan mulai memiliki tujuan serupa dgn
Luffy sebagai harapan mereka,
hal ini berbanding terbalik dgn
apa yg terjadi Dofla dimana Dia
dan anak buahnya 'Bellamy' memiliki tujuan yg berbeda.
Dan seperti yg dikatakan
Dagama, Dalam 'perang' jika
mengedapakan Ego dan Emosi
maka kemenangan tak akan
diraih tetapi satu hal yg paling dibutuhkan dalam perang
adalah Kerjasama...!!
→ Perang Telah Menyatukan
mereka!!!

Bersambung ke...
One Piece Chapter 754
Rencana Obito yang ingin masuk ke Portal Dimensi Kaguya pun terhenti sementara akibat kemunculan tiba-tiba Salju yang turun, Kakashi, Obito, Sakura, dan Bunshin Naruto pun merasakan akan ada sesuatu yang berbahaya lagi.

Sakura: “Orang ini, masih tetap seperti yang dulu, itulah kenapa dia ingin sudi untuk mati, tapi rasanya dia tak akan mati” Kata Sakura.
Obito: “Naruto dan Sakura, sentuh tubuhku jadi kalian dapat berpindah ke dimensi lain kapanpun”

Akhirnya mereka berdua pun menyentuh tubuh Obito, Kaguya pun tampak telah menyadari gerak gerik mereka, dengan tiba-tiba Kaguya melakukan serangan pada Naruto, sehingga Naruto yang asli masih tak dapat bergerak bebas.

Bunshin Naruto: “Benarkan? Salju yang diturunkannya ini menandakan jika Kaguya ada disini”
Kakashi: “Dia tidak peduli terhadap keadaan kita semua!”
Obito: “Kita harus mempertimbangka
n kemungkinan dia dapat merasakan kita jika mereka masuk ke dimensinya dengan kamuiku”

Tiba-tiba dengan secepat kilat, Kaguya menghampiri Naruto dan hendak menyerangnya.

Naruto: “Ya datanglah kemari! Kau menginginkan chakraku bukan? Tak ada artinya bagiku untuk menggunakan jutsu hebat, tentu dia dapat mematahkannya, apa jutsu hebat yang dapat mengalahkannya? Hanyalah pengalihan dan taijutsu saja, benar juga! Aku memojokkannya dengan itu! Saat dia mencoba pergi menuju Portal Dimensinya, aku akan memasuki portal itu juga! Aku akan datang ke tubuh asliku! Jutsu Seksi itu juga tak akan mempan padanya! Aku pun dapat merasakan chakranya dengan seksama! Dan aku pun ingin mencari dimana Sasuke sekarang!”
Kaguya: “Ini dimensiku! Kau tak dapat melakukan apapun”

Tiba-tiba ada pembicaraan singkat antara Naruto dan Gobi di alam bawah sadar Naruto.

Gobi: “Apa kau siap Naruto? Aku akan mengolah chakraku di level yang sangat mendidih”
Naruto: “Ya!”
Kaguya: “Hmm”
Naruto: “KAIRIKI MUSOU!!” Tekhnik dashyat yang dikeluarkan Naruto, serangan kombinasi dengan Gobi ini berhasil mengenai tubuh Kaguya, sesuatu yang panas tampak menghantam tubuh Kaguya dengan keras.
Bunshin Naruto: “Yahhh!”
Kurama: “Aku juga telah menyiapkanmu chakra Naruto!”
Naruto: “Terima kasih Kurama! Tajuu Kagebunshin No Jutsu”

Sementara Kaguya masih berusaha bangkit akibat serangan Naruto, di hadapannya telah muncul Bunshin Naruto dengan jumlah yang sangat banyak, Bunshin Naruto pun maju menyerang Kaguya, namun Kaguya berhasil menyerang balik Bunshin Naruto dengan sebuah chakra yang berbentuk seperti tangan berjumlah 4 buah, Bunshin Naruto pun sedikit banyak dapat dihentikan.

Kaguya: “Sekarang! Disini adalah dimensiku!”


Ada juga beberapa Bunshin Naruto yang serangannya berhasil mengenai Kaguya, namun serangannya dapat dimentahkan dengan kedua tangan Kaguya yang bergerak secara cepat, tak menyerah begitu saja, Naruto pun menyerang kembali Kaguya dengan serangan yang dashyat.

Naruto: “NARUTO ITTAI RENDAN!”

Dengan jutsu itu, tampaknya memaksa Kaguya untuk membuka portal dimensinya.

Naruto: “Bagus! Dia membukanya!”
Obito: “Sring!” Obito dengan cepat mengaktifkan Kamuinya.

Dengan cepat Kaguya pun masuk ke Portal Dimensinya, namun dibelakangnya Naruto yang asli dapat menguntit, dan tampaknya berhasil masuk ke Portal Dimensi Kaguya.

Bunshin Naruto: “Aku! Aku yang asli berhasil kesana!”
Kaguya: “Apa? Tidak mungkin dia dapat kesini?”
Naruto: “Ugh!”

Naruto benar-benar berhasil masuk ke dalam Dimensi Kaguya.

Kaguya: “Haha, terlihat bagus juga mereka berdua berhasil masuk ke dimensi ini, tapi dua yang lainnya telah kehabisan chakra dan kekuatannya, tapi tampaknya kau adalah yang asli, bunshin tidak memiliki cukup chakra untuk kesini”
Naruto: “Apa maksudmu?”



Zetsu Hitam: “Ibu.. Telah berhasil pergi ke dimensinya yang pertama, ini adalah tempat yang menghubungkan dimensi lain, jadi kita dapat meninggalkan dia sendirian disini, Shinobi ini benar-benar tak dapat diprediksi, dengan teknik yang dikeluarkannya sebelumnya, kita harus berhati-hati, mungkin dia dapat pergi ke tempat Sasuke dengan mengkoneksikan Yin-Yang mereka berdua?”
Kaguya: “Tidak! Aku harus menghisap chakranya, aku harus membunuhnya!”
Zetsu Hitam: “Tidak! Kau harus menyimpan chakramu, kau menggunakan banyak chakra saat berpindah dimensi, kita tidak harus terus berada disini dengannya, jika dia berhasil menyegelmu, maka kita akan kembali seperti awal, konsekuensinya memang kau akan kehabisan chakra, tapi kita tidak membutuhkan dia lagi, kedengaran lebih bijak ketimbang menjalankan rencanamu”

Kaguya pun tampak berpikir keras disana.

Kaguya: “Kau benar! Dengan ini aku akan membunuhnya, TOMOROGOROSHI NO HAIKOTSU!” Kaguya tampak melemparkan sesuatu ke Portal Dimensinya, dan Portal Dimensi itu tiba-tiba berada di belakang Naruto bersamaan dengan Senjata yang dilemparkan Kaguya.

Naruto: “Glek!” Naruto dapat menghindarinya.
Kaguya: “Matilah kau!”

Serangan Kaguya berhasil menembus perut Naruto.

Naruto: “Uwah!” Terlihat Naruto kesakitan menerima serangan Kaguya.
Kaguya: “Dengan ini Bunshinnya yang ada di dunia e situ akan hilang” Sembari memasuki kembali Portal Dimensinya.
Obito: “Aku hanya dapat berharap padamu Sakura, Terima Kasihku untuk Naruto karena dia dapat bersembunyi di Dimensiku tapi dilain hal Bunshinnya akan tertinggal”
Sakura: “Aku mengerti!”
Kaguya: “Kami telah membunuh tubuh aslinya! Tapi kenapa Bunshinnya tidak menghilang?”
Kakashi: “Ini terlihat sangat baik Obito!”

Di lain sisi Bunshin Naruto yang sangat banyak masih belum hilang, sedangkan Obito dan Sakura telah melangkah untuk menyelamatkan Sasuke

__ Bersambung ke Chapter 685
"Jangan sampai kalah.. di dimensi lain.." ucap Kakashi dalam hati. Harap-harap cemas dengan keadaan Obito dan Sakura saat ini.

Hanya Obito dan Sakura yang masih tersisa di dimensi itu, sementara bunshin Naruto sudah benar-benar lenyap. Namun, Sakura tetap percaya kalau dia akan bisa memberi suplai chakra sebanyak yang Naruto bisa.

"Aku juga berencana untuk berada di baris depan!!" ucapnya. "Dan kalau seperti ini, aku akan menghasilkan chakra yang lebih baik dari Naruto.." lanjutnya.

Di dimensi sebelumnya, tampak Naruto yang asli masih ada di sana. Dan dengan lenyapnya bunshin tadi, semua yang ia ketahui pun masuk ke otak Naruto. Bayangan sebelumnya melintas di pikiran Naruto, mulai dari saat Obito, Sakura, dan kakashi menyusun rencana..

"Aku akan menemukan Sasuke dan membawanya kembali bagaimanapun caranya.."

"Naruto dan Sakura.. pegang pundakku, jadi kita akan bisa masuk ke dimensi lain.." ucap Obito waktu itu.

Juga saat Naruto dan bunshin-bunshin
nya menyerang Kaguya, "Naruto Ittairendan!!!"

Dan saat Naruto yang asli hendak masuk ke dalam, seseorang menariknya. "Sial!!" ucapnya waktu itu. Tapi ternyata, yang menariknya adalah bunshin Naruto sendiri. Naruto baru mengerti tujuan dari bunshinnya waktu itu adalah untuk menggantikannya.

"Kamuinya berjalan dengan baik.." Obito dan yang lainnya pun bisa mendarat di dimensi lain. Saat itulah, zetsu hitam dan Kaguya menyadari keberadaan mereka.

"Mereka menemukan kita!!" ucap bunshin Naruto. "Aku akan mengalihkannya, kalian bersembunyilah!!" pintanya.

"Aku sudah menandai tempat ini, ayo sembunyi di dimensiku! Sakura!" Obito pun membawa Sakura menghilang ke dimensinya.

saat itulah, bunshin Naruto muncul di hadapan Kaguya dan Zetsu hitam.

"Eh!? Mereka bisa masuk?" ucap kaget Zetsu waktu itu. "Kelihatannya yang masuk tak hanya satu, tapi dua lainnya sudah kehabisan energi dan menghilang. Bunshin tak punya cukup banyak chakra tersisa, jadi kau pasti yang asli."

Ternyata Zetsu hitam salah sangka. Yang datang bukanlah Naruto asli dan dua bunshinnya, melainkan bunshin Naruto, Sakura, dan Obito. Sakura dan Obito menghilang bukan karena kehabisan energi, namun karena bersembunyi di dimensi Obito.

Kembali ke dimensi tempat Naruto asli berada, zetsu hitam sadar kalau yang tadi itu cuma bunshin. "Jadi yang ada di dimensi lain itu adalah bunshin? Kau sudah membodohi kami.." ucapnya.

"Hehehe, apa kau sudah sadar? akulah yang asli.." ucap Naruto. Dalam hati, "Aku tak boleh membiarkannya masuk ke dimensi lain.."

Sementara itu di sisi Sakura dan Obito, mereka sudah memulai pencarian. Sakura menggunakan jutsunya untuk memberi chakra pada Obito. "Seluruh chakra yang bisa ku.."

Obito berusaha dengan susah payah, mata kirinya sampai berdarah-darah. "Ini.. dimensinya luas sekali.." ucapnya.

"Aku tak percaya Kaguya bisa menggabungkan semua ini dalam waktu yang sangat singkat.." ucap Obito dalam hati.

"Bukannya ini tempat kita masuk tadi?"
"Aku tak bisa merasakan keberadaan Sasuke.." ucap Obito.

"Ukhhh!!!" Obito mengerang kesakitan.
"Apa kau baik-baik saja!?"

"Selanjutnya.." Obito tak peduli dan langsung mencoba melihat dimensi selanjutnya.
"Ba-baik.." sakura pun lanjut.

Kembali ke sisi kaguya, ia berhadapan dengan Naruto dan bunshin-bunshinnya. Beberapa bunshin berhasil dilenyapkan, dan kaguya membuka pintu untuk pindah dimensi. Namun, Zetsu hitam malah mencegatnya. "Kau tak perlu membuat pintu lagi, jangan beri kesempatan dia untuk mendekati Sasuke.."

Zetsu hitam tak tahu kalau Obito dan Sakura sudah ada di sana.

"Dan juga, aku mengerti satu hal.." ucap Zetsu hitam lagi. "Naruto yang asli.. dia memiliki Gudoudama di punggungnya!!"

Memang benar, Naruto asli memiliki bola-bola hitam yang disebut dengan Gudoudama di punggungnya.

Beralih ke sisi Sasuke, untuk sesaat tadi ia bisa merasakan keberadaan Naruto. "Kupikir mereka ada di sekitar sini. Untuk sesaat, aku bisa merasakan chakra Naruto."

ke sisi Obito, saat hendak mencari, membuka dimensi ke sisi lain, kali ini yang muncul dari lubang dimensi malah air asam. "Lautan asam!?"

Buru-buru Obito dan Sakura pun menghindar. Namun, asam yang merupakan air keras itu sempat mengenai bahu dan tangan kiri Sakura. Sakura pun bertindak cepat dan melempar rompinya.

"Apa kau baik-baik saja?"
"Tidak, aku tidak apa-apa..ukhh.." Sakura kesakitan.

images

"Kau ninja medis, kan? mari tunggu sampai lukamu sembuh.." ucap Obito. "Tempat yang tadi juga salah, ayo istirahat sebentar."

"Tak apa, kita tak boleh menyianyiakan kesempatan yang Naruto berikan." ucap Sakura, dan bersiap untuk menyalurkan chakranya lagi.

"Kenapa kau tak menyembuhkan lukamu sendiri?"
"Chakraku ada batasnya, ayo kita lanjut." ucap Sakura.

images

"Kau sangat ingin membantunya ya.."
"Ya.." ucap Sakura.

"Yah, kalau begitu baiklah!!" Obito pun membuka dimensi lagi.
"Kamui!!"

images

Kali ini, usaha mereka tak sia-sia. Dari lubang dimensi itu, terlihat Sasuke. "Sasuke-kun!!" teraik Sakura. "Itu dia!!" teriak Obito. "Sasuke!! Kemarilah, cepat!!"

Sasuke menoleh dan langsung berlari ke sana. Namun, chakra Sakura terus berkurang, lubang dimensi yang Obito buat perlahan semakin menutup.

"Ini buruk.."
"Sasuke-kun!!!"

images

Sasuke terus berlari. Namun, jaraknya masih terlalu jauh dan chakra Sakura terus berkurang. Lubang dimensi semakin menutup, semakin tertutup, "Sial.."

Sat.. dan lubang dimensi pun benar-benar tertutup.

Harapan terakhir Obito tak bisa diwujudkan. Padahal tinggal sedikit lagi. Tapi.. entah bagaimana tiba-tiba saja Obito dan Sakura sudah berada di dekat Sasuke.

images

"Ini.." Obito kaget.
"Bagaimana bisa?"

"Ini adalah kemampuanku." ucap Sasuke. "Aku bisa dengan cepat menukar tempat yang berada di dimensi yang jauh dariku. Ada batasan untuk jaraknya, tapi.. kali ini berhasil.."

Ternyata jika dalam jarak yang sudah cukup, Sasuke bisa memindahkan Obito dan Sakura ke dimensi tempatnya berada.

Bersambung ke : Naruto Chapter 686

Friday, 4 July 2014

"Sabo VS Admiral Fujitora" ★
===============
===
===============
Copyright New Naruto
Shippuden & One Piece Lovers
==================

=
• Cerita dimulai dengan
pertarungan Sabo vs
Angkatan laut, dengan
kekuatan barunya
"mera mera"
: Sabo membuat repot
marine seorang diri.
Peluru peluru yg mengenainya
tembus melewati tubuhnya
yg berupa api.
Segala cara telah
dipakai marine sampai
menggunakan Bazooka
sekalipun tapi Sabo tak terhentikan
“sudah kepringatkan mundur!
cepat kembali”
: Teriak Bastille
“Kenapa kalian menyerang?
Dia adalah seorang Logia!!!”
: Lanjut Bastille yg sepertinya
khawatir
“Kekuatan Jari orang ini ...
Sungguh tak masuk akal”
: Ucap marinir yg membawa bazooka
• Sabo menghampiri marinir
tersebut dan menggenggam
Bazooka nya
“Ini adalah "Cakar" ”
: Ucap Sabo
• Sabo mencengkram Bazooka
tersebut dengan "Cakar" nya
sampai remuk dan "Duarrr"
Bazooka tersebut langsung
meledak berbarengan dengan
tumbangnya marinir itu dengan serangan kilat Sabo
• Bastille yg melihat anak
buahnya tak berdaya
dihadapan Sabo, langsung
mengambil tindakan
“Menyingkirlah, Kalian tidak akan bisa menghadapi orang itu”
: Teriak Bastille dan
langsung mengayunkan
pedang panjangnya ke arah
Sabo Namun Sabo dengan santainya
berkata
“Jariku ini sudah seperti Cakar
seekor Naga”
(Sabo kembali mempraktekan
Pose cakar naganya seperti
dulu dan juga secara
bersamaan diperlihatkan
gambaran naga untuk
menambah kesan "Sugoi")
• Pedang panjang dan besar
milik Bastile mengayun dengan cepat
ke arah Sabo namun dia tak
menghindar sedikitpun tetapi
malah menangkap pedang itu
dengan cakarnya (tangan sebelah kiri)
“Cakar ini digunakan untuk
mencabik kekuatan dari
orang-orang yg angkuh”
• Dan kemudian Sabo kembali
mencengkram pedang
tersebut dan sama seperti
Bazooka tadi Pedang besar
inipun patah karna daya
cengkraman Cakar naga sabo
“Dia menghancurkan Pisau
"Pemotong Hiu" milik Vice
Admiral Bastille”
: Kaget para marinir
“Sialan kau!”
: geram Bastille
• Tak sampai disitu, dengan
cepat Sabo langsung
menyerang Bastille dan
berhasil mencengkram Wajah
Bastille dengan tangan
kanannya
“Aku bisa menghancurkan
sesuatu seperti tengkorak
manusia semudah
menghancurkan telur”
: Ucap Sabo dengan senyum dan
Intimidasi yg mengerikan
• Sementara itu, Fujitora
ternyata telah mengeluarkan
kemampuan gravitasi
miliknya yaitu menjatuhkan
meteor namun dilihat dari raut
wajah nampaknya dia seperti ragu ragu.
Tapi apapun itu
meteor telah jatuh dan sedang
mengarah ke Dressrosa
“Kurasa... ”
: Ucap khawatir fujitora
“Huh?”
: tengok sabo keatas yg
memang baru pertama kali
melihat ini
• Meteor telah menyentuh
benang Dofla.
Namun apa yang terjadi?
“sesuatu yg benama "Birdcage"
ini. kupikir akan seperti apa
jadinya jika ternyata bisa
memotong meteorku??”
: gumam fujitora yg sepertinya
melakukan perjudian besar dgn menjatuhkan meteor dan
ingin melihat hasilnya akan seperti apa
• ya dan benar saja, meteor
tersebut bukannya
menghancurkan Birdcage
tetapi malah meteornya yg
hancur terpotong potong
layaknya sebuah Sosis xD
tetapi tetap saja sekecil apapun
meteor jika jatuh menimpa
tanah pasti akan menimbulkan
efek yg luar biasa.
Dan Naasnya meteor kiriman
fujitora ini yg tadinya digunakan untuk mengalahkan penjahat malah
sekarang membahayakan para
penduduk karna telah
terpotong oleh Birdcage dan
tersebar ke area yg tak diinginkan fujitora
“Lari! ada Meteor menuju
kemari !!”
: Teriak para marinir
• DUARRR ledakan dahsyat
kembali terjadi di Dressrosa
dan menghancurkan kota juga
menghempaskan beberapa
penduduk
“Oops... Maaf. Kelihatannya
dampaknya lebih besar dari
yang kuduga. kuharap para
penduduk tidak terkena ”
: Ucap fujitora dengan polosnya
“Tolong beritahu lebih awal
jika anda akan menjatuhkan
meteor Isshou-san”
: Bentak para marinir
“Ah maaf. Aku telah
menjatuhkan meteor”
: Ucap fujitora dengan polosnya lagi
“Sudah terlambat!”
: geram para
marinir
• Dari bekas ledakan tersebut
fujitora melihat sekumpulan
api yg memegang Topeng
bastille.
Siapa lagi dibalik api
itu jika bukan Sabo.
Ya sepertinya sebelum ledakan terjadi Bastille sudah K.O oleh
Sabo
“kawan.. Apa kau Sudah
mengerti jika kau sekarang
berada dalam posisi yang
sulit?”
: Ucap fujitora pada sabo
“Geez.. Jangan salahkan aku
kalau menghindar, aku masih
belum terbiasa dengan
kekuatan baruku ini”
: Ucap Sabo
• Sabo menghancurkan Topeng
milik bastille dgn kekuatan
cakarnya sambil menampilkan
ekspresi untuk menantang
sang admiral
“Ah! Vice Admiral Bastille”
: Kaget para marinir yg
menemukan Bastille sudah
tergeletak tak berdaya
“hal ini juga terjadi pada
pengguna mera mera no mi
sebelumnya... "Hiken no Ace
yang mati dalam peperangan
besar juga diketahui adalah
kakak angkatnya mugiwara, apakah kau juga sama dengannya?”
: Tanya fujitora
“Kami bertiga telah minum
bersama! Kami memiliki ikatan
yang tak bisa dirusak oleh
siapapun”
: Ucap Sabo sambil
mengingat masa lalunya dgn
Ace dan Luffy saat bertukar cawan
“sungguh persaudaraan
pembuat masalah”
: Ucap Fujitora
“Apa apaan saudara si topi
jerami ini? Dulu adalah
komandan pasukan Sirohige...
Dan sekarang adalah orang no
2 Pasukan Revolusioner?”
: Kaget para marinir
“ketahuilah ini! Seandainya
Luffy meminta bantuan
padaku aku pasti akan
langsung datang
membantunya dimanapun dia
berada”
: Ucap Sabo
“Jangan lagi...”
: Sabo mengingat kembali ketika
mendapat kabar kematian Ace
dari koran
“Tidaaaaak!”
: teriaknya waktu itu dan coba
ditenangkan oleh teman"nya
“Sabo-kun!”
“Sabo”
“Aku tak ingin mengalaminya
lagi”
: Guman Sabo dalam hati
dan tak kuasa ingin menangis
• Dirasa Sudah cukup
percakapannya Fujitora pun
bersiap mengeluarkan pedang
miliknya
“Sepertinya bertanya lebih
jauh padamu hanya akan
membuang buang waktu saja”
: Ucapnya
“ayolah.. Lagi pula dari awal
kau memang tak tertarik,
kan?”
: Balas Sabo
“Sayang sekali aku tak bisa
mengikuti jalan pikiranmu!”
• "CLANG" Pedang dan Pipa
saling beradu dan hebatnya
benturan yg biasa ini bisa
menghempaskan para marinir
yg berada disekelilingnya

• Scene beralih ke tempat
Luffy cs dilantai 1 bukit bunga,
Luffy bersama dengan Ucy
terus menerobos melewati
pasukan doflamingo
“Banteng ini! Adalah sang
"Shinigami" dari koloseum!
Hentikan dia”
: para keroco bersiap menembak namun Ucy langsung menabraknya tanpa ampun
“Jangan remehkan Ucy~~~!”
: Teriak Luffy
“Mooo!!”
“Nihihi kalian benar!! kami
adalah Shinigami”
: Ucap Abdullah
“huh?” L
: uffy melihat
seseorang yg juga sdg
membantai para keroco
dengan indahnya xD
diiringi oleh cahaya yg bersinar
bersinar.
Siapa lagi orang ini jika bukan Cavendish
“ah? dia....”
“Mugiwara! Aku akan
mendahuluimu”
: Ucap Caven dgn senyum indahnya
“Cabbage... sialan Harusnya
Jalan yg kuambil itu jalan
pintas kan”
: Ucap Luffy yg kaget telah didahului karna pikirnya jalan yg melewati Monster Pica itu adalah Jalan pintas
“Semuanya telah
mendahuluiku”
ya Hajrudin, Olombus, Chinjao, dan yg
lainnya telah berada didepan
Luffy (Ini juga pengaruh dari
dihentikannya angkatan laut oleh Sabo sehingga para
petarung koloseum bisa
sampai lebih cepat karna tak
banyak musuh yg
menghadang)
• Mereka langsung membantai
para keroco dengan mudahnya
“Gyaah! Itu Hajrudin”
: teriak mereka
“Minggir! Kami tidak punya
urusan dengan orang orang
seperti kalian”
: Serang Sai
“sialan! aku tertinggal di
belakang”
: Luffy cs pun meningkatkan kecepatan untuk bisa menyusul mereka
• Serangan demi serangan
terus mereka lancarkan untuk
menjatuhkan Ucy yg menjadi
tumpuan bagi Luffy cs
“Woah Itu bahaya sekali”
: Ucap mereka yg hampir terkena
bidikan meriam
“Bunuh banteng itu! maka si
topi jerami tak akan bisa
kemana mana lagi”
: serang para
keroco dengan senapan
“Hentikan! Jangan bidik Ucy”
: Teriak Luffy
“eh?”
: gumam luffy yg
menyadari kehadiran
seseorang
• Orang tersebut ternyata
adalah petarung koloseum
lainnya yg berasal dari
kerajaan Mogaro "Kelly funk"
dan "Bobby funk" yg telah
bersatu dalam 1 tubuh.
Mereka terlihat membantu Luffy dan
menyerang para keroco
“Berani beraninya kalian...”
: Ucap Kelly yg sudah siap dgn
tinjunya
“Menyerang Mugiwara Luffy, Dasar
brengsek”
• "RARARA RAMPAGE"
Pukulan cepat beruntun
layaknya Gatling gun
dilancarkan kelly untuk
menghancurkan para keroco
“Terima ini!!”
“eh? Siapa dia?”
: Ucap Luffy
“Oi, menyakitkan sekali Luffy!
Aku dari blok yg sama
denganmu. Pesaing blok C
Kelly Punk”
: Ucap Kelly mengenalkan dirinya
→ Bagi yg belum tau, Bobby
funk sendiri telah bergabung
bersama kelly dgn
kemampuan Jake Jake no mi
nya, ya tubuh yg dipakai Kelly
saat ini adalah milik Bobby namun kuasa sepenuhnya atas
tubuh tersebut tetap milik Kelly
• Kelly terus menjatuhkan
para keroco dan menuntun
Luffy menunjukan jalan
“Kami juga telah diselamatkan
oleh God Usopp.. Ikuti kami!
Kami akan membantumu!
Kami menemukan Jalan pintas
menuju atap, dan langsung
mengarah taman bunga matahari didepan istana”
“eh? Benarkah”
: Ucap Luffy
“baiklah, kita akhirnya bisa
mendahului Cabbage”
: Ucap senang Luffy
• Law yang terlupakan pun
akhirnya berbicara xD
“Oi, mugiwara”
“hm?”
: gumam luffy
“dimana aku bisa membuka
borgolku? Langsung maju
melawan Doflamingo dengan
tanganku yang masih
terborgol itu sama saja dengan
bunuh diri”
“semuanya akan baik baik
saja. sekarang kita kesana saja
dulu”
: Ucap Luffy dengan
santainya
“Darimana kau dapat
pemikiran seperti itu! Kalau
begitu, ayo kembali ke bukit
untuk mencari kunciku disana.
jika kita tak memenangkan
pertarungan ini maka kita akan mati ”
• Luffy pun telah sampai
ketempat jalan pintas yang
dibilang Kelly yg berupa
sebuah terowongan/goa
“Lewat sini! Cepat kedalam
mugiwara, kami akan
menjaga pintu masuknya!”
: Ucap Kelly
“Yeay, makasih ya..”
: Ucap Luffy senang
“Mooo”
“Kau keren Kelly funk”
: Teriak Jet sambil berdiri
“Pastikan kau menjaga pintu
masuknya dengan baik! Itu
takkan mudah”
: Ucap Abdullah
yg juga berdiri
• "BANG" Tak disangka tak
diduga Jet dan Abdullah malah
kejedot tembok saat
memasuki terowongan, haha
dan akhirnya mereka pun
terjungkal dan ditinggal oleh Luffy
“Eeh??”
: kaget Kelly
“apa yang kalian lakukan?”
“Mereka jatuh... Lagipula sejak
awal apa yang mereka
lakukan disini!”
: Ucap Luffy dan
Law yg berekspresi sama dgn
mulut menganga
“terserahlah. siapa juga yan
peduli, Ayo pergi Ucy!”
: Teriak Luffy semangat
“Moo“
“Langsung ketaman bunga
matahari!”
“Mu... Mugiwara-san”
: ucap jet dan abdullah dibelakang yg
setengah sadar xD
• Tak lama setelah masuk, tiba
tiba den den mushi Law berdering
“Puru puru puru puru”
“oi, itu den den mushi milikmu!”
: Ucap Luffy
“Jawab saja”
: Ucap Law
"Gacha"
: dan Luffy pun
mengangkatnya
“Hei ini Luffy! Orang yang
akan menjadi Raja bajak laut”
: haha apakah begitu caranya
menjawab telepon?
“Luffy, ini aku”
"Robin!!"
“Kami ada dibukit, tempat
kalian tadinya berada.. Kalian
dimana sekarang?”
"Sekarang... Kami berada di
Bukit Lantai 1 tapi kami
sedang menuju taman bunga
matahari"
“Tapi taman bunga matahari
ada dilantai 4, kan...?”
“Viola telah menemukan kunci
borgol Torao”
"Benarkah,,!!"
“Nico-ya! Cepat berikan
padaku kuncinya! bagaimana
cara kami mengambilnya”
: Selang Law
“Konichiwa, Ini Leo dari suku
Tontatta! Kami akan kesana
secepatnya dengan Rebecca-sama, si manusia ayam, dan
Robiland”
→ manusia ayam =
Bartolomeo kau tau?
mungkin karna gaya
rambutnya yg mirip jambul ayam
Dan apa kau tau juga?
Barto terus menampilkan wajah
maho nya saat menerima panggilan dari Luffy xD
“Ayo bertemu ditaman bunga
matahari pada lantai 4”
: Ucap Robin
“Eh? Bagaimana cara kalian
menyusul kami?”
: Tanya Luffy
“Penjelasannya nanti saja.
Sampai ketemu ditaman bunga
matahari”
: Ucap Robin mengakhiri pembicaraan
"Gotcha"
“Lihat kan, semuanya baik
baik saja”
: Ucap Luffy pada Law
“Itu hanya kebetulan”
: geram law
“Yang lebih penting lagi...
Tempat ini!”
• Terowongan yg dimasuki
Luffy sangat gelap hingga tak
bisa melihat apapun dan tanpa
sadar mereka masuk ke air yg
membuat sebagian tubuh Ucy
pun terendam oleh air itu
“eh? ”
“Mo.. Moo”
“Jalan buntu? Dan apa apaan
air ini?”
: Heran Luffy
“Ini hanya tempat
pembuangan yg sudah tua”
: Ucap seseorang dibalik pintu
masuk
“apa kau pikir ada jalan
pintas disini?”
“apa? Doflamingo!!” .
Ya orang tersebut ternyata adalah
Doflamingo
• apa maksud ini semua?
Apakah funk bersaudara telah
menjebak luffy atas suruhan dofla?
Dan apakah pertarungan puncak akan
terjadi disini saat ini juga?

...To be Continued..

Bersambung ke...
One Piece Chapter 752.
• Scene masih diawali didalam
gua dimana tiba-tiba Dofla
datang menghampiri Luffy &
Law
“Lihatlah sekumpulan orang-orang lemah ini”
: Ucap Dofla
“Doflamingo”
: ucap kesal Law
“fufufu.. Sepertinya kau
kehilangan kunci untuk
membuka borgol itu, ya Law ”
: Ucap Dofla dgn senyumnya
• Luffy yg masih menggunakan Ucy sebagai tumpuan tak bisa berbuat
banyak dan hanya bisa
menyerang Dofla dengan 1 tangan
“Apa yg kau lakukan disini!”
: teriak luffy Namun dengan mudah Dofla pun dapat menangkisnya
“fufufu aku datang untuk
"menyelamatkanm
u"
gampang sekali kau jatuh
dalam perangkap seperti ini
"Jalan Pintas" huh?”
: Dofla pun langsung membalasnya
dengan serangan miliknya
namun yg menjadi sasaran bukanlah Luffy tetapi Ucy
“moo?”
: gumam Ucy
• !!.."TAMAITO".. !!
: Sebuah tembakan dari benang namun efeknya lebih dahsyat
dibanding tembakan peluru
“mooo!”
: Ucy kesakitan dan
mulai kehilangan kesadaran
“Ucy!!”
: Teriak Luffy
“Abaikan banteng itu,
Mugiwara-ya”
: Teriak Law yg
menyuruh luffy untuk lebih
mengkhawatirkan kondisi mereka saat ini
• Ucy telah kehilangan
kesadaran dan terjatuh ke air
namun tidak sampai
tenggelam.
Luffy pun ikut terjatuh untungnya dia berpegangan pada Tubuh Ucy sehingga dia pun tidak
tenggelam tetapi namanya
juga seorang DFU Jika
tubuhnya terendam air maka
dia akan lemas tak berdaya.
Law sendiri entah bagaimana dia bisa bertahan di punggung
Ucy dan tdk terjatuh ke air
namun tetap saja Law yg
masih diborgol kondisinya tak
beda jauh dgn Luffy yg ada di air
“mengapa semua perasaan ini
terasa seperti kebiasaan sehari-hari,ya? . Sungguh menyedihkan, dalam kondisi seperti ini, siapapun bisa
membunuh kalian!!”
: sambung Dofla
“Be~bertahanlah .. ucy...”
: Ucap Luffy lemas
• Sementara disisi Petarung
koloseum, mereka masih terus
menghajar anak buah dofla
untuk sampai ke istana
“Kudengar diluar sana banyak
kelompok yang
mengingankan kepalaku”
: Ucap Dofla
“aku terkesan
kepadamu, dgn keadaan
dibawah tekanan seperti ini kau masih bisa mengumpulkan
aliansi bagi dirimu.
Aku benar-benar salut dgn
kemampuanmu itu semenjak
dari perang besar itu, tetapi
tak kuhabis pikir orang tersebut ternyata sungguh
idiot seperti ini.
Kenapa kau memilih orang ini, Law?
Kurasa kau itu lebih pintar dari
ini... Bahkan ketika kecil dulu,
kau itu sangatlah kejam dan licik. Namun apa yg terjadi
padamu??
Siapa orang didunia ini yang membuatmu jadi
pengecut yg penakut seperti ini”
“Tutup mulutmu! Aku tidak
tertarik untuk menjadi
sepertimu. Aku telah
diselamatkan!”
: Bantah Law
“fufu, Oleh saudaraku
"Corazon"? Hah! Jika saja kau
bukan pengecut...
Lalu mengapa kau memilih mati
menjadi seorang pengecut
seperti ini?”
: Ucap Dofla yang bersiap untuk menghabisi mereka
• Namun sebelum Dofla
menyerang, dari belakang
muncul Jet yang langsung
membelah tubuh Dofla dengan
pedangnya dan Abdullah
menusuk dada Dofla dgn Garpu nya
“Cukup sampai disitu!
Jangan sentuhkan jarimu pada
tuan Mugiwara”
: Teriak mereka
sambil menyerang Dofla
“K~kalian berdua”
: Ucap Luffy yg tak bisa berbuat apa-apa
“Apa kau baik-baik saja tuan
mugiwara?”
: Tanya mereka
dgn air mata gembira
• dan lagi, Kejadian seperti
dulu terulang kembali.
Dofla yg sudah ditebas mulutnya
masih tersenyum
“fufufu”dan
yah ternyata itu hanyalah
Tiruan Dofla dari benang.
Hal ini lantas mengejutkan Abdullah
& Jet yg memang baru tau
“apaaaa?”
“Jadi itu juga merupakan
bunshin, ya sebuah "Boneka
Benang"”
: Ucap Law yg
sebelumnya juga melihat
Bunshin dofla saat di Istana
• Bunshin dofla sudah tak
berdaya hanya menyisakan
bagian bawahnya saja dan Jet
Abdullah pun langsung
menolong Luffy, Law, dan Ucy
“Aku tak tau apa yg sedang terjadi, tapi untuk sekarang
ayo kita tarik mereka keluar”
: Ucap Jet
“Phew... Aku Tertolong..
Arigatou na”
: Ucap Luffy yg masih lemas
“Tidak tidak, tidak usah, tidak
perlu berterima kasih”
: Ucap malu Jet
“tapi lihatlah bagian bawah
tubuhnya yg mengerikan itu”
: Ucap Abdullah sambil menengok kearah Bunshin Dofla
“apa yang terjadi, apa
mungkin kita berhasil
membunuh si penjahat besar
itu”
“Bodoh... Itu hanyalah tiruan”
: Selang Law
“kemungkinan dia
mengirimnya kesini hanya
untuk mengejek kita?”
: ucap Law
“Ah, itu mengingatkanku.
Si brengsek Kelly funk itu, dia
telah menipu kita”
: Ucap Jet

• flashback saat Abdullah dan
Jet kejedot tembok xD
“Dasar bodoh, mereka jatuh begitu
saja!”
: Ucap Kelly
“setelah kami menyadarinya,
kami mencoba menghentikannya tapi tiba-tiba..
Doflamingo datang! Si
Assasin kelly langsung
ambruk dgn cepatnnya.
Jika Kita tak berhati-hati.
mungkin kitalah yg akan terkena
serangan musuh”
: Jelas jet & Abdullah
“Jadi! Pada dasarnya dia
memang menyelamatkan kita!”
: Sela Luffy
“apa yg terjadi diluar sana? Bagaimana dgn si Cabbage dan yg
lainnya?”
“mereka telah menyusul. Dan
saat ini mereka telah sampai di
Lantai 2”
: jawab Abdullah
“eh, dan aku malah terjebak
disini”
: Ucap Luffy
• Sementara itu, Kyros telah
tiba dilantai 1
“huh~huh~ Ini...”
: Kyros melihat para keroco yg sudah
tergeletak dibasmi oleh
pasukan koloseum namun
tiba-tiba kyros mendengar
teriakan seseorang dari jauh
“huh?”
: gumamnya
“Gomu gomu no....”

• Sementara di lantai 2,
Pasukan koloseum terus
membasmi para keroco tanpa
ampun, dan para opsir
doflamingo hanya
menyaksikannya dari lantai 4
“astaga! Di lantai 1 ini masih
belum ada yg gugur”
: Ucap Dellinger
“sepertinya rekan rekan kita
memang bukan lawan mereka~~ in!!”
: Ucap Machvice
“Mugiwara juga belum tiba”
: Ucap Baby 5
“kita akan mengalahkan
mereka satu persatu”
: Ucap Lao G, sementara Gladius tak
berkata apa apa
• Setelah sebelumnya
terdengar suara Gomu Gomu
no... Sekarang suaranya
berlanjut ke lantai 2 tempat
para pasukan koloseum
• !!..."ELEPHANT GUN"...!!
: Pukulan dari mode Gear Third
Luffy datang dari bawah
tanah dan menghempaskan
para keroco yg berada disana
“Apa yang terjadi?”
: Ucap Caven yg masih gagah dgn
kudanya
“Yosh!”
: Ucap luffy dari bawah
sumur yg merupakan dalang
atas insiden ini
“Kalian, jaga ucy untukku”
: Pinta Luffy pada
Abdullah & Jet
“Woah, benar benar jadi jalan
pintas”
: kaget mereka
• Gladius terlihat
mengkomandoi para keroco
“apa itu tadi? Apa mereka
datang lagi?”
: Ucap para keroco
“sial! Kekacauan ini disebabkan
oleh orang orang tak penting
itu! Kalian! jangan sampai
kehilangan jejak musuh ”
: perintah Gladius
• memanfaatkan kekacauan
yg dibuat luffy, Chinjao pun
langsung bergerak maju
didepan
“Hyahohoho ini baru
yang namanya kekacauan”
: Ucapnya sambil terus menerobos menuju lantai selanjutnya
“Chinjao dan Gengnya
bergerak menuju lantai 3,
hentikan mereka!”
: Ucap Para Keroco Sementara itu keroco yg penasaran pergi melihat lubang yg telah dibuat Luffy
“Lubang ini..”
: ucap mereka, namun tiba"
ada sesuatu yg muncul dari
bawah sana
“apa?”
• BAAM! Luffy dgn memikul
Law, meloncat dari lantai 1 ke
lantai 2 sambil menghajar para
keroco dgn 1 pukulan
“Yeaahhhh!”
“Mingo! Kami sudah datang
brengsek!”
: Teriak Luffy
“Itu mugiwara dan Law!!”

• scene beralìh ke plato
kerajaan yg lama, Robin cs
sedang membicarkan
bagaimana caranya untuk
sampai ketempat luffy dgn
menggunakan atap seperti yg leo bilang kemarin namun tiba-tiba saja Rebecca, Robin, Barto
terkejut secara bersamaan
dengan ekspresi yg gimana
gitu xD
“Kau bercanda, kan?”
: Ucap Rebecca
“huh?”
: Gumam barto
Sementara Robin hanya
terkejut saja
“Tidak!!”
: Teriak Leo →
Rencana Leo adalah
menggunakan Tontatta yg
bisa terbang yg diberi nama
"Maskapai Tontatta, taksi
kuning"
: untuk mengangkut
Robin cs dgn cara setiap orang diberikan beberapa Tontatta
tersebut yang sudah diikat tali
secara melingkar.
Jadi mereka cukup memegang saja tali itu,
ya layaknya memegang baling
baling lah
“mana mungkin kumbang-kumbang itu bisa terbang sambil dinaiki orang?”
: Tanya Rebecca
“Kita lari saja melewati kota”
: Usul Robin
“Ya! Ya! Kita lari saja”
: Setuju barto
“biarkan kujelaskan dulu!”
: Ucap Leo
“kami sudah mendengar itu
dari tadi, kerdil”
: bentak barto
“Ini adalah maskapai Tontatta
layanan "Lompat"! Mereka tak
bisa terbang karena manusia
itu berat!”
“Tepat sekali!!”
: Bentak Barto lagi
“Ditambah lagi kita sedang
buru-buru! Sudahlah, terbang
saja!”
: Ucap Leo yg tiba-tiba
menyuruh mereka terbang
“Kyaaa!!”
: gumam rebecca
“Tapi tadi kau bilang mereka
tak bisa terbang!”
: Bentak Barto lagi
“Leo?”
: cemas Viola
• Barto, Robin, Rebecca pun
dipaksa melompat dari
ketinggian yg sgt tinggi
“Dasar kurcaci, kalian akan
menyesalinyaaa~ ~~~~”
: teriak barto
“Itu gila”
: ucap viola yg tak
mengikuti mereka
“oi, apa kalian baik baik saja?”
: Tanya Riku
• Dan mereka benar-benar
melayang diudara, kedua
tangan mereka masing"
memegang Tontatta yg sudah
dirangkai menyerupai baling-baling itu,
meskipun begitu mereka masih agak ketakutan
“kau... Kau.. Huh?”
: gumam barto yg dari tadi paling
ketakutan xD
“woahh!”
: gumam rebecca
“mereka tak bisa terbang tapi
mereka bisa memperlambat
terjun kalian”
: Ucap leo yg
berada di pundak rebecca
“pastikan kalian bisa meluncur
melewati atap dengan baik.
Jika kalian menggunakan atap
sebagai batu loncatan dan
melompat itu bisa
membantumu melayang
diuadara”
“Woaahh!”
: mereka seakan tak
percaya jika mereka dapat
melayang diudara
“Rasanya seperti balon!
Oooohyeah”
: Barto yg tadi
ketakutan pun mulai terlihat senang
“Tapi berhati-hatilah dengan serangan yang datang dari
bawah.
Tujuan kita adalah
bukit bunga matahari yg ada
di lantai 4”
: Ucap leo
“mengerti!”
: Ucap Robin & Rebecca

• Scene beralìh ke sisi franky
yg masih bertarung dgn Senor
pink, Inhel dan tontatta
lainnya pun sudah sampai
untuk membantu franky
“fraland, kami sudah
menemukan cara untuk
membuka pabrik!!”
: teriak Inhel dari atap rumah
“kau yakin, Tontatta?”
: teriak franky pula
“Hentikan senor telebih dahulu!”
: sambung Inhel
“baiklah, serahkan saja
padaku!”
: Ucap franky yg
meskipun bicara begitu,
nyatanya dia masih saja terkena teknik german suplex pink

• Scene beralih lagi, kali ini ke
sisi Zoro yg masih bertarung
dengan Pica diatas patungnya...
"CLANG"
: 2 pedang Zoro
kembali beradu dgn pedang
super besar Pica.
Zoro tersenyum tampak menikmati
pertarungan tersebut

• Begitupun dgn pertarungan
Sabo vs Fujitora yang
menimbulkan kerusakan
disekelilingnya akibat kobaran api Sabo

• Scene kembali pada Luffy yg
telah sampai dilantai 2 dan
menyusul para petarung
koloseum
“oi, mugiwara”
: ucap Caven
“Cabbage! Berhentilah
mengganggu dan
menyingkirlah dari sana”
: ujar Luffy
“aku punya ide, dengarkan!”
: Ucap Caven

• Scene beralih lagi, kali ini ke
istana dimana Dofla asli berada
juga ada Trebol dan Diamante
disana
“ne, Doffy! Saat ini tiruanmu
ada diluar sana, kan?
Disini ada yg dia butuhkan tapi
sepertinya sekarang sudah
tidak lagi, huh?”
: ucap trebol
“kalian ingat hari pertama kita
bertemu Law?”
: tanya Dofla
“Uhahaha! Matanya terlihat
seperti orang gila”
: Ucap Diamante
“Dia sangat mirip denganku
saat masih kecil”
: Ucap Dofla sambil memegang sebuah
kunci
“Dan aku punya firasat
dia akan jadi tangan kananku
10 tahun yg lalu..
Sayang sekali aku harus menghambisinya
dengan tanganku sendiri”

• flashback masa lalu Law dan
Dofla
“Penyusup!”
: Teriak anak buah Dofla
“Jangan sentuh dia, ada
bom disekujur tubuhnya”

eh?”
“Ijinkan aku bergabung
dengan kru mu?”
: Pinta Law
“Hey, siapa yg telah
membiarkan bocah ingusan ini
masuk ke markas”
: Ucap Dofla
“Aku ingin menghancurkan
apapun yg kulihat...”
: Ucap Law
“huh?”
“Kota! Rumah! Bahkan orang-orang! Aku ingin
menghancurkan semuanya karna aku tumbuh dewasa di
"kota kosong" dan... Tak
punya alasan untuk hidup
lama”
: Jelasnya
• Apa yg sebenarnya terjadi
pada Law kecil dan bagaimana
kelanjutan ceritanya bersama
keluarga Donquixote?
Tunggu di chapter selanjutnya →
Dan tambahan, di halaman
terakhir ini sebenarnya terlihat
ada 2 Dofla
1. Dofla dgn rambut runcing
dan wajah serem
2. Dofla yg kalem dan berparas wajah seperti Dofla yg
sekarang... Apakah salah
satunya adalah Corazon??
Sepertinya ya Tapi yg mana?
Kemungkinan yg berambut
runcing...

Bersambung ke ...
One Piece Chapter 753
Tunjukkan Semangat Api Kalian dengan cara LIKE & SHARE postingan ini

Versi Teks Naruto Chapter 682
Original Written KAI

Sosok Kaguya terlihat masih berdiri kokoh didepan Naruto dan Sasuke sesaat setelah penjelasan panjang Zetsu Hitam sebelumnya.

Naruto: “Sasuke dengarkan aku”
Sasuke: “Tekhnik itu? Bukankah?”
Naruto: “Ya.”
Zetsu Hitam: “Aku tak tahu apa yang coba kalian lakukan, tetapi ibuku dapat menyerap semua jutsu, singkatnya semua yang kau lakukan akan sia-sia saja”

Tiba-tiba, scene beralih ke tempat Kakashi, Sakura, Obito, dan Bunshin Naruto yang menangkap mereka bertiga dengan lengan chakra bijuunya.

Kakashi: “Aku mengerti”

Tiba-tiba sesuatu seperti uap panas mulai merambah ke atas permukaan udara disekitar Kakashi dan yang lainnya.

Sakura: “Sekarang mereka terlihat membelakangi satu sama lain” Tampaknya Sakura memerhatikan seseorang dari jarak jauh.
Kakashi: “Bagaimana itu bisa terjadi? Jelas disini merupakan level pembeda yang sangat lain, dia bahkan terlihat seperti Tuhan.. Bahkan dia memiliki kekuatan yang dapat menarik kita semua kedalam dimensi dimana dimensi tersebut bukan genjutsu” Sambil terlihat Kakashi membayangkan Kaguya.
Bunshin Naruto: “Mungkin ini adalah saat-saat terakhir, tapi kita harus mencoba sesuatu semampu kita”
Sakura: “Bagaimana rencanamu untuk bertarung dengan Kaguya, Naruto?” Tanya Sakura.
Bunshin Naruto: “Itulah mengapa kita selalu terlihat berhasil menyelesaikanny
a di waktu-waktu terakhir”
Obito: “…” Terlihat Obito mulai terselamatkan.
Bunshin Naruto: “..” Sambil terlihat tersenyum melihat Obito berhasil diselamatkannya.

Scene beralih ke tempat Naruto, Sasuke, dan Kaguya serta Zetsu Hitam.

Sasuke: “Apa kau serius dengan rencana itu?”
Naruto: “Kita tidak akan tahu sebelum mencobanya”
Sasuke: “Jika rencana itu dapat membuka celah pertahanannya, tampaknya kita harus mencobanya, mata kiriku telah sangat siap!”
Naruto: “Haha, ayo kita coba, aku telah berlatih dengan jutsu rahasia ini lebih-lebih dari diriku saat mempelajari Rasengan!”

Original By: Kingdom Anime Indonesia

Naruto dan Sasuke: “Ayo!” Keduanya bersiap menyerang.
Sasuke: “Amaterasu!” Sasuke menyerang Kaguya.

Disaat itu Kaguya mulai sibuk mementalkan Amaterasu Sasuke, hingga pertahanannya terbuka, dan hal ini dimanfaatkan dengan benar oleh Naruto.

Naruto: “Rasakan ini!”
Sakura: “Mereka bergerak!” Terlihat Sakura mengamati pertarungan mereka dari jarak jauh.

Tiba-tiba Naruto mengeluarkan 8 Bunshin dimana masing-masing bunshin mencoba memegangi Kaguya dan menahan pergerakannya, namun tiba-tiba jutsu tersebut mulai teranalisa, dengan sangat tercengang ternyata jutsu tersebut adalah jutsu Hareem nya Naruto, SEXY REVERSE HAREM NO JUTSU!.

Naruto: “Sexy Jutsu ku akan mempan kepada orang yang sangat kuat!”
Sakura: “Bodoh! Bagaimana bisa kau menggunakan jutsu bodoh itu di situasi seperti ini? Ok mungkin jutsumu akan bekerja padaku! Namun apa jutsu itu akan bekerja pada seorang dewa shinobi?”

Benar saja, celah pertahanan Kaguya terbuka, Naruto dengan gagahnya melancarkan pukulan telaknya ke arah Kaguya.

Sakura: “Apa? Jutsu itu berhasil?”
Naruto: “Aku tahu bila kau adalah leluhur dari pencipta Chakra atau apalah, tapi aku yakin kau belum pernah melihat jutsu ini!”
Sasuke: “Sekarang Naruto!”
Naruto: “Ini adalah Sejarah Shinobi! Sialan Kau!”

Dengan tiba-tiba Sasuke sudah berada di hadapan Kaguya, Naruto pun sudah siap menghempaskan Kaguya dari belakang, akhirnya keduanya pun berusaha menyerang Kaguya secara bersamaan.

Kakashi: “Sungguh tak dapat dipercaya, aku tak pernah membayangkan jika jutsu mesum Naruto akan menyelamatkan dunia ini, apa kau melihatnya Jiraiya-sensei?

Kakashi mengingat perkataan Jiraiya dahulu.

Jiraiya: “Dia adalah penerus dari Minato, bahkan Naruto melebihinya, aku percaya jika Naruto adalah penyelamat dunia! Bahkan dia telah menjadi lebih kuat”

Ingatan tentang Jiraiya dalam benak Kakashi pun usai, scene kembali ke pertarungan Naruto, dengan pukulan telak dari Naruto dan Sasuke, tiba-tiba mereka berdua dapat mengeluarkan Es yang membuat Kaguya membeku.

Kakashi: “Apa? Suasanya berubah?”
Sasuke: “Es?”

Namun tiba-tiba Kaguya melarikan diri ke dimensi lain.

Naruto: “Apa? Dia menghilang?”
Sasuke: “Apa dia mampu menjelajah ke dimensi waktu yang lain?”

Tiba-tiba Kaguya muncul tidak jauh dari tempat Naruto, hal ini sangat mengagetkan Naruto, namun tampaknya medan perang telah berubah dengan runtuhan salju es dimana-mana, menyebabkan medan pertempuran seperti tertimbun salju.

Sakura: “Naruto? Tekhnik apa yang kau gunakan?”
Kakashi: “Tempat ini? Apa kita telah berpindah ke dimensi lain lagi?”
Sakura: “Naruto! Dimana Sasuke-kun?, tempat ini berubah menjadi padang es, bagaimana dia melakukannya?”
Kakashi: “Tampaknya dia dapat menciptakan kembali dunia dengan instan dan ini nyata, tapi seperti genjutsu, perasaan yang sama saat diriku berada di dunia lava, harusnya ini kan tekhnik musuh?”
Bunshin Naruto: “Sepertinya aku juga berpikir demikian”

Scene beralih ke tempat Naruto kembali, dan Kaguya melakukan sesuatu pada Naruto, benar saja tampak Kaguya meletakkan semacam potongan sesuatu pada tubuh Naruto, tampaknya Kaguya berniat membatasi ruang gerak mereka, dan mencoba untuk mengurung mereka dalam es, namun mereka berdua tidak tinggal diam.

Sasuke: “Amaterasu (Menggunakan mata kirinya), Kagutsuchi (Menggunakan mata kanannya)” Dua tekhnik yang dikeluarkan Sasuke secara bersamaan.

Akhirnya mereka berdua pun bebas dari belenggu Kaguya.

Naruto: “Terima kasih Sasuke!”
Sasuke: “Sekarang saatnya kita menyerang dengan taktikku”
Zetsu Hitam: “Kita harus.. Ibu.. Mereka terlihat merencanakan sesuatu!”
Naruto: “Aku minta maaf, jutsu seksikku tidak berhasil melawannya!”
Sasuke: “Bahkan aku tak akan mengira jika kita dapat melemahkannya dengan jutsu itu”

Tiba-tiba Kaguya mengeluarkan sesuatu dari dimensi lain.

Kaguya: “Saat waktu itu! Pisahkan mereka dan serang mereka!”

Tiba-tiba Kaguya melakukan sesuatu, hingga Naruto dan Sasuke terpisah, bahkan Sasuke terlihat berada di dimensi lain.

Sasuke: “Dimana aku? Dimensi yang lain lagikah?”

Bersambung ke Chapter 683
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!